Komunitas 'Kasih' dan Sanggar Humaniora Bagi Bingkisan untuk Anak Yatim

- 17 Mei 2020, 15:00 WIB

Adakah harapan bagi orang-orang yang mengalami kesengsaraan? Bagaimana penderitaan para janda dan yatim piatu dapat diringankan?

Inilah yang menjadi perhatian para artis dan relawan yang tergabung di Komunitas Amal Sedekah Ikhlas Hati (KASIH) dan Sanggar Humaniora.

“Memperhatikan kebutuhan jasmani dan rohani para janda dan yatim piatu merupakan bagian yang tak terpisahkan dari ibadah kepada Allah,” ujar Pendiri KASIH, Ageng Kiwi, kepada wartawan, di acara Ramadhan Peduli ‘Mengetuk Pintu Langit – Berbagi Kasih Yatim & Dhua’fa,’ di Sanggar Humaniora, Perumahan Kranggan Permai Jatisampurna, Kota Bekasi, Jum’at (15/05/2020).

Kasih persaudaraan, kata Ageng, merupakan ciri yang menonjol di komunitas KASIH dan Sanggar Humaniora. “Kami selalu antusias dengan berbagai cara terus berupaya dapat membantu secara rohani maupun materi buat adik-adik yatim, piatu dan dhua’fa,” papar Ageng.

Karena sedang diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pendemi virus Covid 19, tidak semua penerima bingkisan dihadirkan di acara Ramadhan Peduli ini. “Pembagian bingkisan dilakukan secara simbolik, keterwakilan. Artis-artis anggota KASIH juga tidak boleh semua datang, walau sebenarnya mereka ingin sekali hadir,” terang Ageng.

Selain Ageng Kiwi, hadir di acara ini, Pendiri Sanggar Humaniora, Eddie Karsito. Hadir juga beberapa artis yang mewakili anggota KASIH, antara lain, Pebrio A. Ryan, dan Hari Adikusuma, SE, serta keterwakilan dari manajemen artis.

Kepada wartawan Pendiri Sanggar Humaniora, Eddie Karsito menyampaikan, situasi pandemic covid 19 berdampak buruk pada banyak orang yang karena berbagai keadaan tak terduga dan sulit diantisipasi. Kondisi tersebut, menurutnya semakin menambah keibaan hati dalam diri banyak orang.

“Orang-orang menjadi semakin berminat saling menolong satu sama lain. Namun dalam beberapa kasus, tidak semua orang dapat melakukannya mengingat mereka juga harus fokus pada kesejahteraan anggota keluarganya sendiri,” ujarnya.

Relawan Tidak Menerima Upah
Komunitas KASIH dan Sanggar Humaniora, kata Eddie, akan terus berkomitmen menolong orang, baik dalam situasi sulit maupun lapang. Namun bantuan yang disediakan memang masih terbatas dari partisipasi anggota, dan sumbangan para donatur.

Halaman:

Editor: boedi azwar


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X