Daging di Warung dan Pedagang Keliling Kota Bandung Aman dari Boraks dan Celeng

- 18 Mei 2020, 16:30 WIB

SETELAH menyisir pasar tradisional, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung melanjutkan pemeriksaan ke sejumlah warung, pedagang keliling di perumahan/pemukiman dan pasar tumpah. Pemeriksaan berkenaan dengan antisipasi daging celeng dan penggunaan boraks pada pangan.

"Kita susah periksa di 34 pasar tradisional di Kota Bandung, hasilnya tidak ditemukan daging celeng. Kita terus lanjutkan pemeriksaan ke pedagang keliling, warung-warung, pasar tumpah dan juga pedagang kaki lima," ujar Kabid Keamanan Pangan Dispangtan Kota Bandung, Ermariah di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (18/5/2020).

Ermariah mengatakan, pemeriksaan kepada sejumlah warung, pedagang keliling dilakukan di kawasan Antapani, Sarijadi, Cijerah dan daeerah atad lainnya. Hasilnya, tak ditemukan adanya daging celeng dan penggunaan boraks pada pangan segar.

"Mayoritas warung dan pedagang keliling ini belinya di pasar induk yang ada di Bandung seperti Caringin, Gedebage dam Ciroyom," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan ke paaar tumpah Cangkring, Cibogo yang dilakukan dua hari yang lalu dan pasar Cikutra pada Senin (18/5/2020). Pemeriksaan dilakukan karena di pasar tumpah ini tidak terdapat minilab dam tidak  

"Kami lakukan pemeriksaan karena khawatir ada pedagang yang beli dari Baleendah, Majalaya dan Banjaran," terangnya.

Menurutnya, pemeriksaan rutin dilakukan termasuk menjelang Idulfitri. Namun seiring adanya pemberitaan daging celeng yang beredar di Kabupaten Bandung, pemeriksaan pum diintensifkan untuk mengantisipasi masuknya daging celeng ke Kota Bandung.

"Pemeriksaan masih dilanjutkan, besok (hari ini,red) juga masih ada. Rencananya hari Rabu (20/5/2020) kami akan lakukan pemeriksaan di check poin," ungkapnya.

Pihaknya, kata Ermariah, akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan Satpol PP karena mereka yanv lebih tahu di titik mana saja kendaraan dari luar yang banyak masuk Kota Bandung.
"Kalau ada kendaraan yang membawa barang, terutama pangan segar kita akan lakukan pemeriksaaan terhadap barang tersebut," tuturnya.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X