Bupati Pangandaran Wajibkan Salat Idulfitri Dilaksanakan di Lapangan

- 19 Mei 2020, 20:23 WIB
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata (batik) bersama Ketua MUI (peci) dan beberapa pejabat saat diskusi pelaksanaan salat Idulfitri, Selasa (19/5/2020).

PELAKSANAAN salat Idulfitri 1441 H /2020 M di wilayah Kabupaten Pangandaran, diwajibkan di lapangan. Hal ini disampaikan Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata pada acara rapat dengan MUI Kabupaten Pangandaran, bertempat di Pendopo Kabupaten Pangandaran. Selasa, (19/5/2020).

"Kita berkeinginan di rumah masing-masing, tetapi dipersilakan dan diperbolehkan untuk salat Idulfitri berjemaah di lapangan," ujarnya. 

Menurut Jeje, pihaknya memilih lapangan sebagai langkah dalam rangka pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Pangandaran.

"Kenapa di lapangan karena mudah mengatur jaraknya, mudah memantaunya, yang tidak pakai masker kelihatan, dengan catatan memakai protokol kesehatan jaga jarak, pakai masker," katanya.

Jeje menambahkan, kalau di lapangan kehujanan dan kepanasan terkena sinar matahari maka virus itu akan mati sehinggga pemutusan terhadap siklus Covid-19 lebih aman. Tetapi seandainya terjadi hujan maka salat Idulfitri dipindahkan ke GOR. 

"Kalau nanti hujan salat bisa di GOR, pelaksanaan langsung pada inti ibadahnya saja, khutbah dan salat Idulfitrinya tak boleh ada mushofahah, protokoler dipakai," ungkapnya.

Selain itu bagi para pemudik atau pendatang juga diimbau untuk tidak mengikuti salat Idulfitri bersama.

"Yang mudik, baik yang sudah diisolasi tidak boleh diikutsertakan, di rumah saja," tegas Jeje.

Hadir pada kesempatan ini Wakil Bupati Pangandaran H. Adang Hadari, Dandim 0613 Ciamis Letkol Arm. Tri Arto Subagio M.Int.Rel., M.M.D. S,  Sekda Kabupaten Pangandaran Drs. H. Kusdiana MM. Ketua MUI Kab. Pangandaran KH. Otong Aminudin.

Halaman:

Editor: Efrie Christianto


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X