Merespon Dampak Covid-19 Kemensos Prioritaskan Penyaluran Bansos di Lima Klaster Rehabilitasi Sosial

- 20 Mei 2020, 14:13 WIB

KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) RI telah bergerak cepat merespons dampak pandemi COVID-19 dengan menyalurkan bantuan sosial di lima klaster rehabilitasi sosial.

"Melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial (Ditjen Rehsos) yang menangani permasalahan anak, penyandang disabilitas, lanjut usia, korban penyalahgunaan napza, serta tuna sosial dan korban perdagangan orang," kata Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Harry Hikmat di Jakarta, Rabu (20/5).

Bantuan yang disalurkan kepada lima klaster rehabilitasi sosial tersebut dilakukan melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), di antaranya 19.303 paket bantuan sosial untuk anak, baik yang ada di LKS maupun di Balai Rehabilitasi Sosial Anak.

Kemudian, 297.239 paket bantuan sosial sembako dan uang tunai diberikan pada penyandang disabilitas melalui LKS, Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas dan Organisasi Penyandang Disabilitas (OPD).

Klaster ketiga, yakni lanjut usia dan telah disalurkan 1.292.530 paket bantuan sosial sembako dan tunai melalui LKS serta Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia. "Jumlah untuk klaster kedua dan ketiga termasuk bantuan sosial Presiden yang disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia," kata dia.

Sedangkan untuk klaster korban penyalahgunaan napza, Kemensos menyalurkan 21.092 paket bansos. Terakhir, 509 paket bansos untuk klaster korban perdagangan orang.

Harry mengatakan bantuan sosial tersebut secara umum menjadi respons cepat Kemensos melalui Ditjen Rehsos dalam memenuhi kebutuhan dasar pada penerima manfaat di lima klaster rehabilitasi sosial agar mereka mampu bertahan pada kondisi pandemi COVID-19.

"Kemensos berharap dukungan dari semua elemen masyarakat dalam penanganan dampak COVID-19 bagi kelompok rentan di lima klaster itu serta di komunitas warga telantar," ujarnya.

Selain untuk lima klaster rehabilitasi sosial, Kemensos melalui Ditjen Rehsos juga menyalurkan bantuan untuk komunitas-komunitas dan Balai Rehsos sebagai Tempat Penampungan Sementara (TPS).

Halaman:

Editor: Rosyad Abdullah


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X