Terdampak Covid-19, Masyarakat Diajak Urunan untuk Bangun Masjid Salman Rasidi

- 21 Mei 2020, 17:09 WIB

WAKAF Salman ITB mengajak masyarakat untuk urunan sedekah jariyah untuk pembangunan Masjid Salman Rasidi. Mesjid yang terletak di Kabupaten Bandung tersebut, mengalami kendala pembangunan karena pandemi Covid-19. 

Direktur Wakaf Salman ITB, M. Khirzan N. Noe'man mengatakan, bahwa masjid tersebut sebelumnya ditargetkan dapat mulai digunakan ketika Bulan Suci Ramadan 1441 H. Namun penggalangan dana yang menjadi terhambat, karena dari Rp11 Miliar, masih mengalami kekurangan sekitar Rp7 Miliar. 

"Berapapun donasi yang akan diberikan sangat berarti. Jika setiap orang menyumbang Rp100 ribu saja, akan sangat membantu penyelesaian masjid ini. Insha Allah, masjid ini akan menjadi bangunan yang semakin mempertebal iman dan kemakmuran masyarakat Soreang," ungkapnya kepada wartawan via teleconference di Kota Bandung, Kamis (21/5/2020). 

Menurutnya, Masjid Salman Rasidi merupakan harapan dari sebuah keluarga, yayasan dan umat muslim, khususnya di Kabupaten Bandung. Mengingat tanah seluas 18 ribu m2 untuk pembangunan masjid, merupakan wakaf dari Kelurga Rasidi tersebut. 

"Sejak pertengahan Maret 2020, akibat merebaknya pandemi Covid-19, penghimpunan dana untuk pembangunan masjid ini terhenti. Masjid ini kini menunggu uluran tangan Sahabat Penderma (donatur) dan masyarakat," tuturnya. 

Lebih jauh, hingga saat ini pembangunan yang baru akan rampung, baru bagian eksterior masjid yakni sekitar 90 persen. Dan pembangunan kemudian berhenti total, karena pandemi Covid-19. 

Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak dan masyarakat sangat dibutuhkan, sehingga Masjid Salman Rasidi dapat segera dirasakan manfaatnya oleh umat muslim. 

"Kami mengetuk hati sahabat penderma agar menyisihkan sedikit saja rezekinya dengan bergotong royong, patungan membangun masjid ini, kami yakin masjid ini akan dapat mulai melayani jamaah, Insya Allah pada akhir 2020," ucapnya. 

Ia menambahkan bahwa dalam kondisi saat ini, hampir semua donatur menggeser prioritas donasinya ke penanggulangan dampak Covid-19. Sehingga anggaran untuk pembangunan fasilitas umat, menurun hingga 80 persen. 

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X