Drama Jersey Manchester City Berlanjut, Liam Galagher Sebut Desainer Puma Wajib Dikirim ke Wuhan

- 24 Mei 2020, 15:45 WIB

Ramai kit ketiga jersey Manchester City musim depan yang bocor di Twitter, rupanya ikut membuat pentolan Oasis yang dikenal sebagai loyalis ultra ikut berkomentar pedas. Jersey resmi yang dirilis Puma beberapa hari lalu itu memicu komentar negatif dari suporter.

Dikutip dari DailyMail, selain bersiluet mirip virus, tepatnya moti paisley yang juga dianggap feminin, nuansa warnanya pun cenderung soft. Dengan background broken white kit yang disiapkan untuk musim depan tersebut didominasi campuran pink-ungu-toska.

Pihak Puma sendiri menyebut tim desain terinspirasi motif kostum yang banyak digunakan pencinta musik indie British Pop tahun 90-an. Tapi rupanya niat mengembalikan tren paisley Puma ini tak disambut dukungan. Sebaliknya para suporter menyebutnya "enggak banget."

Salah satunya Liam Galagher yang saking kesal sampai mencuitkan unek-uneknya lewat Twitter. Musisi bengal yang salah satu lagunya Wonderwall menjadi lagu wajib skuad Manchester City itu menyebut, "Siapa pun yang bertanggung jawab atas kit ini pantas dikirim ke Wuhan, begitu pun yang membelinya.."

Meski tak sedikit yang menyebutnya ungkapan sarkastis tapi banyak pula yang menganggap cuitan Galagher itu masuk ketegori rasis. Tak banyak cakap, mendapat banyak protes, pemilik label Pretty Green itu kemudian menghapus cuitannya tersebut dan mengakuinya sebagai "emosi sesaat".

Okay!

Editor: Mia Fahrani


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X