Usulkan Tahanan Jadi Kelinci Percobaan Vaksin Covid-19, Loyalis Presiden Rusia Picu Kemarahan

- 24 Mei 2020, 21:18 WIB

Menangani wabah Covid-19 yang belum juga mereda di Rusia, politisi ultranasionalis Rusia pro Vladimir Putin, Vladimir Zhirinovsky melontarkan saran yang melibatkan para tahanan. Ia menyebut sudah sepantasnya napi yang tengah menjalani hukuman untuk menjadi percobaan dalam pengembangan vaksin 

Dikutip dari DailyMail kemarin, Zhirinovsky menegaskan perlunya percepatan pengembangan virus. Minimnya sukarelawan disebut anggota Partai Liberal Demokrat tersebut tak seharusnya menjadi kendala. Menurutnya ini bisa diatasi dengan "memanfaatkan" jumlah tahanan yang banyak.

"Kita memerlukan sukarelawan untuk mempercepat vaksin. Dan tak hanya menjadi percobaan mereka bisa mendapat pengurangan masa tahanan. Setidaknya setengah dari total hukuman. Aku yakin mereka akan bersedia," ujarnya dalam wawancara terakhir.

Ide Zhirinovsky ini memicu kemarahan terutama yayasan HAM narapidana Rossiya Sidyashchaya. "Proposal ini berbahaya karena akan menormalisasi praktik menjadikan tahanan sebagai kelinci percobaan," ujar pengacara yayasan Alexei Fedyarov.

Ia juga mengingatkan hal serupa di era Perang Dingin saat pemerintah Uni Soviet melakukan percobaan demi pengembangan senjata nuklir. Anggota dewan HAM Presiden Putin, Alexander Brod pun menolak ide ini. Meskipun ia mengakui bukan tak mungkin ada saja tahanan yang bisa jadi menerima tawaran kebijakan Zhirinovsky.

Hingga saat ini Rusia masih mengembangkan vaksin corona. Kementerian Kesehatan menyebut Negeri Beruang Merah menargetkan percobaan yang melibatkan manusia per 15 Juni mendatang. Dari sekian lembaga riset, salah satunya Vector yang berspesifikasi senjata biologis. Vector dikabarkan sudah mengetes 13 calon vaksin.

Editor: Mia Fahrani


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X