Semua Pedagang Pasar Antri Bakal Kembali Jalani Rapid Test dan Swab Test

- 26 Mei 2020, 08:33 WIB
Pasar Antri Kota Cimahi ditutup sementara menyusul ditemukannya dua pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

PEMKOT Cimahi serta pengelola Pasar Antri saat ini sedang mengatur jadwal rapid test dan swab test bagi seluruh pedagang serta pengelola pasar. Berdasarkan informasi sementara, ada sekitar 1.000 pedagang yang biasa berjualan di pasar terbesar di Kota Cimahi itu.

Rapid test dan swab test dilakukan menyusul ditemukannya dua pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Kami baru terima data sementara dan denahnya saja, akan dipetakan dulu seperti apa penyebarannya. Karena tak bisa gegabah, test butuh biaya dan waktu. Perlu skala prioritas, bisa dikombinasikan antara swab test dan rapid test," terang Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, Chanifah Listyarini.

Chanifah mengakui, untuk melacak sumber penularan virus corona yang menyerang pedagang Pasar Antri sedikit terhambat. Pasalnya, salah satu pasien sempat shock ketika dijemput tim medis dari rumahnya.

"Tracking dengan mewawancarai pasien perlu dilakukan saat kondisinya sudah tenang. Tidak bisa dipaksakan, tunggu kondisinya stabil," ujarnya.

Berdasarkan aturan Pemkot Cimahi, aktivitas pasar akan dihentikan selama 14 hari. Pedagang masih dibolehkan ke pasar asalkan hanya untuk mengambil barang di kiosnya.

Hingga tanggal 24 Mei 2020, jumlah orang tanpa gejala (OTG) di Kota Cimahi mencapai 1.579 orang, dimana 1.372 orang di antaranya sudah diperiksa dan hasilnya negatif, sementara sisanya masih dalam pemantauan.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) 519 orang, sebanyak 445 orang telah selesai diperiksa dan hasilnya negatif. Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 47 orang, 25 orang dinyatakan negatif.

Untuk pasien positif Covid-19 berjumlah 78 orang, 21 orang telah dinyatakan sembuh serta 54 orang masih diisolasi. Pasien meninggal Covid-19 berjumlah 3 orang.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X