Dua Remaja Tewas Usia Menenggak Miras Oplosan

- 26 Mei 2020, 09:18 WIB
ilustrasi

SEBANYAK dua remaja warga Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah dilaporkan meninggal dunia. Sebelumnya, mereka diduga menggelar pesta minuman keras (miras) dengan teman-temannya.

Korban tewas adalah Syarif Hidayatulloh (18) dan Fariz (18). Keduanya menenggak miras dengan dicampur obat nyamuk. Ironisnya pesta tersebut dilakukan pada saat malam takbiran.

"Dua korban meninggal beberapa jam setelah mengkonsumsi miras, dengan gejala seperti keracunan," Kapolres Purbalingga, AKBP Muchammad Syafi'Maulla melalui Kapolsek Rembang, AKP Sunarto kepada wartawan "PR" Eviyanti, Selasa (26/5/2020).

Pesta miras oplosan tersebut dilakukan oleh tujuh remaja di tepi ruas Jalan Ragabangsa Bantarbarang-Klapa Desa Bantarbarang, Sabtu (23/5/2020) malam sekitar pukul 21.00 – 23.30 WIB.

Sebelumnya, sekitar pukul 19.00 WIB, Syarif dan Fariz pergi ke daerah Kejobong untuk membeli miras 10 botol jenis Vodka dan 10 botol minuman berenergi.

Setelah itu keduanya mengajak lima temannya untuk minum. Mereka yaitu MB (17), RD (16) dan Agus (18) serta dua lainnya yang belum diketahui namanya. Salah satu korban sempat menambahkan satu dus obat batuk sachet pada minuman itu.

"Dari tujuh orang hanya korban Syarif dan Fariz yang meminumnya. Sedangkan lima rekannya tidak minum minuman yang sudah dioplos dengan obat nyamuk tersebut," terang Kapolres.

Sekitar pukul 23.00 WIB kelompok tersebut bubar. Mereka kemudian pergi ke musala untuk melaksanakan takbiran hingga menjelang subuh.

Namun pada Minggu (26/5/2020) petang, Syarif mengalami kejang dan dari mulutnya keluar busa. Oleh keluarga dan ketua RT setempat korban kemudian dibawa ke RSUD dr R Goetheng Tarunadibrata Purbalingga

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X