Hoaks: Pasien Positif Covid-19 Kabur dari RSUD Cibabat

- 26 Mei 2020, 15:37 WIB

SEORANG pasien positif Covid-19 di Pasar Antri Kota Cimahi dikabarkan kabur, saat dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat. Hal itu membuat resah warga Kota Cimahi. Kabar tersebut beredar melalui pesan whatsapp grup (WAG).

Dalam pesan berantai yang dilengkapi foto seorang wanita paruh baya menggunakan kerudung merah tersebut disebutkan "Jika ada orang ini berkeliaran di daerah anda, bahwa ibu positif covid-19 yg telah kabur dr rs di daerah cimahi, bilih ngontrak tong ditampi dia orang pojok. waspada info terpercaya no hoaks. Sebarkan".

Selain kabar pasien covid-19 di Pasar Antri kabur, ada pula kabar yang menyebutkan seorang pasien covid-19 dari Jakarta, kabur ke Kota Cimahi. Kabar tersebut beredar melalui media sosial facebook lengkap dengan foto seorang perempuan muda dijemput petugas yang menggunakan alat pelindunhlg diri (APD) lengkap dengan menggunakan ambulan. "Kabur pasen covid dari jakarta... tertangkap didpn polres cibabat cimahi... tadi... jam 2 siang".

Saat dikonfirmasi mengenai kebenaran informasi tersebut, Kepala Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan (Diskominfoarpus) Kota Cimahi, Harjono membantahnya. Menurutnya informasi yang tersebar  tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks

"Informasinya dipastikan hoaks karena tidak ada pasien dalam perawatan kabur," ungkap Harjono saat dihubungi, Selasa (26/5/2020).

Menurutnya, saat ini pasien perempuan berusia 60 tahun yang berjualan kerudung di Pasar Antri itu sedang dalam perawatan di rumah sakit.

"Ibu yang positif Covid-19 masih dalam ruangan perawatan dan pengawasan," kata Harjono.

Sementara itu, soal penjemputan pasien asal Jakarta, Harjono meluruskan informasi tersebut. Ia menjelaskan warga yang dijemput itu merupakan pasien dalam pengawasan (PDP).

"Kemarin siang Dinkes memang ada kegiatan penjemputan pasien di kelurahan Cibabat. Pasien tersebut sebelumnya dirawat di RS Santosa, dari cluster Sanbe. Rapid test reaktif, swab pertama negatif, kemudian diulang swabnya. Sebelum hasil swab kedua keluar, yang bersangkutan dipulangkan dari Santosa. Hari Sabtu swab kedua keluar hasilnya,  dan hasilnya positif.  Makanya kemarin dijemput untuk dirawat kembali ke RS Santosa," tutur Harjono.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X