Presiden Filipina Rodrigo Duterte Larang Warga Sekolah Hingga Vaksin Covid-19 Ditemukan

- 26 Mei 2020, 18:15 WIB

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menegaskan dirinya tak ingin para siswa kembali bersekolah hingga vaksin Covid-19 ditemukan. "Sampai aku yakin keadaan memang aman, percuma membahas kapan sekolah akan kembali dimulai," ujarnya.

Dikutip dari DailyMail kemarin, "Bagiku jelas, yang paling utama vaksin. Jika sudah ada vaksin maka it's okay. Jika konsekuensinya tak akan ada siswa yang lulus, ya sudah," katanya.

Filipina bukan satu-satunya negara yang kesulitan menentukan kapan proses pembelajaran siswa yang terhenti akibat pandemi akan kembali dilaksanakan.

Dirumahkan sejak Maret lalu, sekitar 25 juta siswa sekolah dasar dan menengah Filipina dijadwalkan memulai tahun ajaran baru akhir Agustus mendatang. Namun perkembangan terakhir Duterte menilai situasi saat ini masih membahayakan siswa.

Komunitas internasional sendiri masih terus mengembangkan vaksin Covid-19 yang sampai sekarang belum satu pun diuji klinis untuk produksi massal. 

Melindungi siswa dari paparan virus corona, Kementerian Pendidikan Filipina menunda tahun ajaran baru hingga sedikitnya dua bulan atau akhir Agustus. Protokol ketat pencegahan infeksi virus pun telah disosialisasikan.

Meski sebagian siswa tetap menjalani pembelajaran dari rumah secara daring tetapi jutaan lainnya yang hidup di garis kemiskinan tak memiliki fasilitas dasar seperti komputer atau laptop. Terakhir kasus Covid-19 terkonfirmasi di Filipina mencapai 14.300 dengan 873 kematian.

Editor: Mia Fahrani


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X