Diterjang Gelombang Pasang, Ribuan Rumah di Cilacap Banjir Rob

- 26 Mei 2020, 20:13 WIB

RIBUAN rumah di 17 desa dan kelurahan di 7 Kecamatan Kabupaten Cilacap Jawa Tengah banjir rob akibat diterjang gelombang pasang. Ketinggian air mencapai 60 hingga 1 meter, Selasa (26/5/2020).

Tidak ada korban jiwa akibat gelombang pasang, akan tetapi air laut juga telah  merendam ribuan hekter lahan sawah dan tambak udang, kolam ikan milik warga.

"Gelombang tinggi pengaruh dari pasang surut air laut juga menyebabkan banyak tanggul kritis dan jebol," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Tri Komara Sidhy, Selasa (26/5/2020).

Berdasarkan laporan sementara, banjir akibat air pasang air laut telah melanda 17 desa dan kelurahan di tujuh kecamatan.  

Wartawan PR, Eviyanti melaporkan, kecamatan yang  terdampak banjir rob adalah kecamatan yang berhadapan langsung dengan laut selatan. Yaitu Kecamatan Cilacap Selatan meliputi 3 kelurahan yang terdampak gelombang tinggi,  Kecamatan Cilacap Tengah  ada 1 kelurahan.

Kecamatan Cilacap Utara dua kelurahan, Kecamatan Kampung Laut sebanyak 3 desa , Kecamatan Adipala 1 desa dan Kecamatan Kawunganten 4 desa dan Kecamatan Nusawungu

Tri Komara menambahkan, kondisi paling parah terjadi di tiga desa Kecamatan Kampung Laut, masing masing Desa Ujung Gagak banjir rob menyebabkan sebanyak 1640 rumah warga terendam air laut dengan ketinggian antara 50-100 cm. Puluhan hektar sawah dan tambak udang milik warga ikut terendam, termasuk   Puskesmas dan Kantor Kecamatan.

Gelombang tinggi air Laut dikarenakan musim pancaroba menyebabkan tiga titik tanggul di Pantai Tegal Kamulyan kritis di tiga titik.
Kelurahan Tegalkamulyan sebanyak  117 rumah warga terendam banjir rob setinggi  30-60 cm. Serta  puluhan rumah di Kelurahan Tambakreja dan Kelurahan Cilacap.

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X