Awal Pekan Depan, TNI Mulai Awasi Pasar dan Mal di Garut

- 27 Mei 2020, 19:17 WIB
Dandim 0611 Garut, Letkol Erwin Agung

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Garut, mulai 1 Juni 2020 akan menerapkan penegakan disiplin protokol kesehatan. Aparat gabungan dari TNI dan Polri akan menjaga pusat-pusat keramaian.

Komandan Kodim (Dandim) 0611 Garut, Letkol Erwin Agung mengatakan, ada empat sasaran dalam penegakan disiplin ini, yaitu pasar, mal, restoran dan tempat wisata.

"Setiap pengunjung diwajibkan untuk memakai masker, mencuci tangan dan melakukan jaga jarak," ujarnya, Rabu (27/5/2020).

Menurut Erwin, ada lima mall di Kabupaten Garut, yakni Ramayana, Yogya, Yoma, Asia, dan Garut Plaza (GP). Sedangkan untuk pasar ada 24, tapi berdasarkan hasil kesepakatan, hanya 15 pasar yang tergolong besar yang akan diterapkan penegakan disiplin Protokol Kesehatan.

Erwin menyebutkan, nantinya di setiap mall dan pasar akan ada posko terpadu yang dijaga oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Pemda Garut. Pelaksanaannya sama seperti saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Nanti yang tidak pakai masker, akan diingatkan disitu. Untuk sanksi tidak ada. Penegakan disiplin tidak ada sanksi, kecuali dia melanggar pidana," ucapnya.

Erwin menuturkan, setiap warga yang patuh akan diberi edukasi. Pihaknya akan menerapkan aturan secara tegas. Yang tidak menggunakan masker, tidak akan diperbolehkan masuk ke area mall atau pasar.

Erwin mengungkapkan, saat ini Garut masuk dalam level dua atau zona biru. Konsekuensinya, semua toko boleh buka dan beraktivitas kembali seperti biasa. Untuk pelaksanaan penegakan disiplin protokol kesehatan ini, terang Erwin, pihaknya menyiapkan sebanyak 145 personel di luar Satgas Covid-19.

"Nanti masing-masing instansi siapkan tiga shift (penjagaan). Harapannya bisa 24 jam," katanya.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X