Disebut Marah Besar dan Tak Bahagia, Sudutkan Kate Middleton Istana Bantah Keras Artikel Tatler

- 28 Mei 2020, 11:00 WIB

Majalah sosialita Tatler berhadapan dengan Istana Kensington, kediaman resmi Pangeran William dan Kate Middleton menyusul artikel utama edisi terbaru mereka berjudul Catherine The Great. Tatler menyebut Kate yang selalu terlihat tersenyum sesungguhnya merasa terperangkap dan kelelahan menjalani tugas istana. 

Terutama setelah mundurnya Pangeran Harry dan Meghan Markle sebagai anggota senior kerajaan Inggris. Kate juga disebut marah besar dengan keputusan The Sussexes yang dianggap egois. Situasi semakin sulit karena Kate juga harus mengawasi Pangean George dan Putri Charlotte yang bersekolah dari istana.

Demikian kutipan pengakuan sejumlah sumber yang disebut Tatler kalangan dekat Duchess of Cambridge. Menyusul pemberitaan yang dianggap menyudutkan tersebut pihak Kensington Palace melayangkan bantahan tegas. Dikatakan jika artikel tersebut memuat informasi keliru yang tidak terautentifikasi.

Dikutip dari DailyMail, seperti yang diberitakan media sejak lockdown diberlakukan The Cambridges menjalankan tugas dari istana via Zoom. Mulai dari meresmikan rumah sakit, menyapa siswa sekolah hingga memberikan dukungan pada sejumlah komunitas.

Hingga artikel Tatler edisi terbaru tadi, Kate banyak mendapat apresiasi dari Media. Calon Ratu Inggris tersebut dianggap mampu menjalankan tugas. Tak itu saja, penampilan Kate yang lebih santai dengan outfit yang sederhana pun mendapat pujian.

Pandemi disebut membuat publik Inggris mengenal lebih jauh keluarga kerajaan secara personal. Namun artikel Tatler mengungkap apa yang sesungguhnya terjadi di balik layar. "Tentu saja dia tersenyum dan berpenampilan baik tapi ini bukan sesuatu yang diinginkannya," ujar salah seorang sumber.

Menanggapi tanggapan tegas Kensington Palace, Editor at Large Tatler Richard Dennen mengatakan pihaknya telah memberitahu pihak istana dan menawarkan kerja sama. Bantahan mereka tidak benar," ujarnya. Sementara itu kalangan royalis menggangap tulisan Anna Pasternak  tidak dapat diterima.

Seperti Kensington Palace, mereka menilai kutipan para sumber menyudutkan Kate. Mereka pun memberikan dukungan melalui media sosial. Mengutip para pakar istana publik Inggris menganggap Kate sejauh ini menjadi sosok monarki yang paling tangguh.

Halaman:

Editor: Mia Fahrani


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X