Pemakaian Listrik Rumah Tangga di Kota Cimahi dan KBB Naik 10 Persen

- 28 Mei 2020, 20:04 WIB

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cimahi mencatat, konsumsi listrik rumah tangga di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami kenaikan sebesar 10 persen,  karena ada anjuran diam di rumah selama pandemi Covid-19 ini.

Kondisi sebaliknya dialami sektor industri atau bisnis yang mengalami penurunan pemakaian hingga 20 persen.

"Rumah tangga konsumsinya naik 10 persen dibandingkan normalnya. Sektor bisnis dan industri turun 20 persen," ungkap Manajer Bagian Pemasaran PLN UP3 Cimahi, Moh, Nizar Anwarudin saat dihubungi, Kamis (28/5/2020).

Jumlah pelanggan PLN yang dikelola PLN UP3 Cimahi sebanyak 661.553 pelanggan, dengan rincian 175.803 pelanggan di Kota Cimahi dan 485.750 pelanggan dari KBB. Pelanggan didominasi rumah tangga. "Rumah tangga 94 persen komposisinya," ucap Nizar.

Menurutnya, kenaikan pemakaian listrik pada pelanggan rumah tangga dikarenakan adanya anjuran diam di rumah sejak mewabahnya pandemi Covid-19. Kemudian ditambah bulan Ramadan yang biasanya memang ada peningkatan pemakaian listrik.

Untuk penurunan pemakaian listrik dari sektor industri/bisnis, jelas Nizar, dikarenakan kebanyakan aktifitas usahanya dikurangi, bahkan ada yang dihentikan sejak adanya berbagai kebijakan dari pemerintah dalam rangka memutus wabah virus korona.

"Semua sisi industri/bisnis mengalami penurunan waktu pandemi ini," kata Nizar.

Ditengah penurunan dan kenaikan pemakaian listrik, lanjut Nizar, ada hal yang lebih penting yakni, pihaknya tetap siaga dalam menjaga keandalan pasokan listrik di tengah pandemi covid-19.

Seperti menjaga keandalan rumah sakit yang sudah ditetapkan sebagai rujukan pemerintah, dan berbagai pelanggan lainnya di Kota Cimahi dan KBB. "Kami fokus juga untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik," ujarnya.

Kemudian yang harus diketahui oleh pelanggan dalam beberapa bulan terakhi, terang Nizar, proses pencatatan meteran di rumah-rumah pelanggan adalah mengunakan data rata-rata pemakaian tiga bulan terakhir.

Dengan pola tersebut, pihaknya meminta apabila masyarakat merasa keberatan dengan penagihan listrik untuk datang langsung ke kantor PLN UP3 Cimahi, atau menghubungi call centre 123. Nantinya pihak PLN akan menjelaskan sesuai data.

"Apabila pelanggan merasa kebesaran tagihan bisa konfirmasi ke kantor atau cal senter untuk melakukan kroscek. Secara data kami valid," pungkasnya.

Editor: Efrie Christianto


Komentar

Terkini

X