Irianto : Pemerintah jangan Buru-Buru Buka Kembali KBM di Sekolah

- 29 Mei 2020, 09:04 WIB

KOORDINATOR komunitas Peduli Pendidikan Jabar, Irianto meminta pemerintah untuk tidak terburu-buru membuka kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Hal itu menanggapi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang berencana akan kembali membuka KBM di sekolah pada Juli 2020 mendatang.

Menurutnya, sektor pendidikan adalah bagian penting Indonesia di masa mendatang. Karenanya keputusan yang dikeluarkan nanti harus dipikirkan secara matang dan betul-betul diperhitungkan.

“Jangan buru-buru memutuskan itu (membuka kembali sektor pendidikan-red), kalau pun misalnya new normal pendidikan tadi, maka ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dan dilakukan terlebih dahulu oleh pemerintah,” kata Irianto yang dikutip saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Jumat (29/5/2020).

Irianto menambahkan, ketimbang membukan kembali KBM di sekolah, lebih baik mengembangkan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Pasalnya, PJJ tersebut dirasa lebih berguna pada saat ini.

“Lebih bagus menguatkan pembelajaran jarak jauh yang dilakukan sekarang. Ini pasti akan lebih berkembang dibanding tatap muka, cepat atau lambat ini digunakan sebagai alternatif pendidikan,” jelasnya.

Pemerintah pun diminta untuk mengundang para ahli dari segala lini terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk kembali membuka KBM di sekolah

“Undang para ahli terlebih dahulu. Antara lain ahli pendidikan, ahli kesehatan, ahli sosial kemasyarakatan, itu perlu duduk bersama,” ungkapnya.

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X