Pemkab Garut Evaluasi Kembali Rencana Buka Objek Wisata Mulai 2 Juni 2020

- 29 Mei 2020, 18:25 WIB
Wakil Bupati Garut, dr Helmi Budiman.

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Garut mengevaluasi kembali untuk membuka objek wisata di Kabupaten Garut yang rencananya akan dilakukan mulai 2 Juni 2020. Bisa saja, pembukaan objek wisata kembali ditunda karena adanya perpanjangan PSBB Jabar.  

Wakil Bupati Garut, dr Helmi Budiman, mengatakan, kepastian pembukaan objek wisata masih menunggu kajian. Dalam beberapa hari ini, pihaknya akan terus melakukan evalusai terkait hal tersebut. Apakah memungkinkan untuk dibuka atau tidak.

"Tempat wisata di Garut ini kan tersebar. Ada yang di zona hijau, biru, kuning, dan merah. Dengan berbagai pertimbangan, mungkin saja keputusan soal objek wisata ini berubah. Dalam satu dua hari ini akan ada evaluasi yang dilakukan," ujarnya, Jumat (29/5/2020).

Awalnya, terang Helmi, pada hari ini Pemkab Garut juga akan mengumpulkan para pengelola objek wisata dan asosiasi kepariwisataan. Namun hal itu urung dilakukan. Perpanjangan PSBB di Jabar jadi alasan penundaan tersebut.

"Pengumpulan para pelaku wisata, baru akan dilakukan setelah PSBB Jabar berakhir. Artinya, ada kemungkinan pembukaan objek wisata ditunda kembali," ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyatakan objek wisata di Kabupaten Garut dibolehkan untuk beroperasi kembali mulai tanggal 2 Juni 2020. Pengelola pun diminta untuk menerapkan aturan new normal bagi setiap pengunjung yang datang.

"Tempat wisata akan dibuka oleh kami per 2 Juni, dengan syarat protokol kesehatan. Sama dengan di mal (dijaga TNI dan polisi). Cuma di tempat wisata, akan ada tambahan unsur Satpol PP," katanya.

Rudy mengimbau kepada semua hotel dan objek wisata lainnya, untuk menerapkan social distancing. Pihaknya akan mengumpulkan para pengusaha hotel dalam penerapan new normal.

"Imbau ke hotel boleh buka, tapi gunakan social distancing. Jumat ini akan kumpulkan pengusaha hotel oleh Wabup dan Kadis Pariwisata. Restoran juga sama sudah boleh buka," ucapnya.

Editor: Efrie Christianto


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X