200 Seniman Kota Solo Terdampak Covid-19 Terima Banpres Sembako

- 29 Mei 2020, 20:31 WIB
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menyalurkan Banpres Sembako kepada 200 seniman terdampak Covid-19, yang belum pernah mendapat bantuan.

PARA seniman Kota Solo meliputi berbagai cabang seni, khususnya seniman panggung tradisional yang terdampak pandemi Covid-19, mendapat bantuan presiden (Banpres) berupa paket sembako. Namun, dari 2.000 lebih seniman yang tercatat di Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan, hanya sebanyak 200 orang yang kebagian paket Sembako berisi beras, gula, minyak goreng dan teh tersebut. 

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, seusai menyerahkan bantuan di Pendhapa Rumah Dinas Wali Kota Loji Gandrung, Jumat (29/5/2020), menjelaskan kepada wartawan, sejak Kota Solo ditetapkan darurat Covid-19 dengan status kejadian luar biasa (KLB), pada 16 Februari 2020 para seniman itu belum pernah mendapat bantuan dari pihak manapun. 

"Padahal, dampak pandemi Covid-19 terhadap para seniman sangat berat. Selama ini mereka tidak bisa pentas, sehingga juga tidak punya penghasilan," kata Hadi Rudyatmo. 

Dalam pertemuan dengan dua orang seniman, yakni seniman tari Wahyu Santosa Prabowo dan seniman karawitan Dedek Wahyudi, Wali Kota Solo yang mengeluhkan kondisi para seniman yang belum pernah mendapat bantuan apapun. Wali Kota mengalokasikan sebagian Banpres Sembako yang sebanyak 20.000 paket untuk para seniman tersebut. 

"Seniman di Kota Solo lebih dari 2000. Mereka berada di 200-an sanggar, ada guru tari, pelatih, penari dan lain-lain yang penghasilannya dari honor. Mereka mengeluh akibat tidak bisa pentas," jelasnya.   

Wali Kota Solo mengungkapkan, sejak awal sudah memikirkan hidup para seniman akibat pandemi Covid-19. Setelah menerima keluhan kedua seniman tentang kondisi para seniman yang terpaksa tidak bisa pentas, menurut Hadi Rudyatmo, dia akan memberikan kesempatan para seniman untuk pentas dengan syarat penerapan protokol kesehatan secara ketat. 

"Nanti tanggal 16 Juni 2020, bertepatan dengan Hari Jadi Kota Solo akan saya adakan kegiatan Baca Geguritan Penumping di Loji  Gandrung. Pentas itu sementara untuk kalangan terbatas sesuai protokol kesehatan. Namun, meskipun sedikit para seniman itu akan ada penghasilan," ujarnya. 

Dedek Wahyudi sambil menenteng tas merah putih berisi Sembako Banpres, menyatakan, bantuan tersebut sangat berarti bagi para seniman karena selama ini belum pernah mendapat bantuan. Dia berharap, setelah 200 orang seniman yang mendapat Banpres, Pemkot Solo memberikan bantuan tahap kedua untuk para seniman yang belum menerima bantuan. 

"Dalam pertemuan dengan Pak Wali Kota, saya sampaikan agar Pemkot Solo memikirkan nasib para seniman yang terkena dampak Covid-19. Setelah penyaluran bantuan tahap pertama ini, kami berharap ada bantuan tahap kedua untuk teman-teman seniman yang belum mendapat bantuan," tuturnya. 

Halaman:

Editor: Efrie Christianto


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X