Strategi dan Kebijakan Vokasi Pasca Pandemi

- 31 Mei 2020, 10:15 WIB

FORUM Direktur Vokasi Swasta Indonesia (FDVSI) menggelar webinar bertajuk “Arah, Strategi dan Kebijakan Pendidikan Tinggi Vokasi Pasca Pandemi Covid-19".

Acara yang berlangsung pada Sabtu (30/5/2029) diikuti sekitar 3000 melalui Zoom aplikasi dan dapat disaksikan pula melalui Youtube Channel Forum Direktur Vokasi Swasta Indonesia.

Turut hadir sebagai pembicara dalam acara ini adalah Direktur Jendral (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) Wikan Sakarinto, Ph.D, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV (LLDIKTI) Prof. Uman Suherman, dan Rektor Telkom University Prof. Dr. Adiwijaya yang juga merupakan Dewan Pertimbangan FDVSI.

Ketua FDVSI Dr. Agus Purnomo memaparkan bahwa saat ini FDVSI memiliki anggota sekitar 189 Direktur dari politeknik, akademi & sekolah/fakultas vokasi yang berasal dari sabang sampai merauke.

“Tujuan dari diselenggarakannya acara ini adalah kami ingin menjadi partner untuk mensosialisasikan berbagai kebijakan & program ditjen diksi sekaligus memperhatikan & mengakomodasi berbagai aspirasi dari FDVSI," ucapnya dalam siaran pers, Ahad (31/5/2020).

Melalui forum ini Agus juga menyampaikan bahwa saat ini ada 4 permasalahan yang dihadapi PTS Vokasi, yang pertama adalah Revitalisasi PT (Perguruan Tinggi) Vokasi, Link & Match dengan Industri, ketiga Implementasi Peraturan Menteri Memes dan yang keempat adalah Akreditasi.

“Kami berharap permasalahan ini bisa kita selesaikan bersama sehingga kedepan kita bisa bersama-sama membentuk vokasi-vokasi yang siap berkontribusi bagi bangsa ini," tambahnya.

Rektor Telkom University Prof. Dr. Adiwijaya menjelaskan bahwa institusi pendidikan harusnya mampu menjaga sustainability khususnya seperti kondisi pandemi saat ini, ada 3 hal penting yang harus diperhatikan untuk menciptakan service excellence guna terciptanya sustainability, diantaranya adalah Adaptive, Innovative dan Collaboration.

“Yang paling penting adalah kita harus menciptakan kolaborasi, dengan kolaborasi kita bisa memberikan yang terbaik untuk bangsa ini, kolaborasi itu sangat penting karena kalau kita berinovasi dan mampu beradaptasi serta menjalin kolaborasi dengan industri akan memberi manfaat untuk bangsa ini, saya percaya The Power of Synergy, Synergy is Better than my way or your way, its our way," katanya.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X