Berdalih Hentikan Virus Corona, Pengikut Sekte di India Penggal Kepala Seorang Pria

- 31 Mei 2020, 18:35 WIB
ilustrasi

SEORANG pengikut salah satu sekte Hindu di India melakukan hal tidak terduga kepada seorang pria berusia 52 tahun. Pelaku yang disebut sebagai pendeta itu diketahui bernama Sansari Ojha dari kuil Brahmani Devi.

Sansari Ojha tega memenggal kepala Saroj Kumar Pradhan. Ia berdalih aksinya itu untuk mengakhiri wabah Corona Covid-19 di India.

Sansari Ojha yang berasal dari Kuil Brahmani Devi itu kini telah diamankan pihak kepolisian. Ia mengaku melakukan tindakan keji tersebut lantaran untuk menenangkan seorang dewi.

Dari viva.co.id seperti dilansir dari laman Dailymail, pria berusia 70 tahun itu memenggal kepala Pradhan dalam keadaan mabuk dengan kapak pada pukul 01.00 pagi di kuil setelah sempat beradu mulut. Setelah melakukan aksinya itu, Sansari Ojha langsung menyerahkan diri di hari yang sama setelah sadar.

Detektif Ashish Kumar Singh mengatakan, Ojha mengklaim dirinya diperintahkan oleh seorang dewi dalam mimpinya untuk mengorbankan manusia untuk mengakhiri pandemi Covid-19 di India.

"Imam itu mengklaim bahwa ia melihat seorang dewi dalam mimpinya dan diminta untuk mengorbankan nyawa manusia untuk mengakhiri virus Corona. Oleh karena itu untuk menenangkan sang dewi, dia memenggal pria itu," ungkap perwira polisi sub-divisi Athagarh, Alok Ranjan Ray kepada Gulf News.

Polisi mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan dan kedua pria itu diketahui mengisap ganja sebelum serangan itu. Jenazah Pradhan telah dikirim untuk otopsi dan senjata pembunuhan telah disita dari kuil.

Aktivis sosial Satya Prakash Pati mengatakan kepada India Today bahwa dirinya tidak dapat mempercayai kejadian tersebut di era seperti saat ini. Dirinya juga menuntut hukum yang adil atas tindakan pendeta tersebut.

"Kami menuntut tindakan keras terhadap yang bersalah," ujarnya.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X