Bupati Minta Masyarakat Sumedang Hindari Euforia Sambut AKB

- 1 Juni 2020, 12:52 WIB

BUPATI Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir mengingatkan masyarakat untuk menghindari euforia, saat menyambut era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), yang dimulai sejak 2 Juni 2020.

"Beberapa hal  yang harus diantisipasi menghadapi AKB ini. Pertama antisipasi euforia masyarakat yang sebelumnya terkungkung. Bisa-bisa kalau istilah sundanya "Kuda leupas tinu gedogan". Berkumpul di tempat-tempat wisata dan keramaian harus kita perhatikan. SDM, sarana prasarana yang harus disiapkan,"  kata Dony, Senin (1/6/2020).

Menurutnya, AKB harus menjadi sebuah jalan untuk betul-betul Sumedang lebih baik menuju ke zona hijau.

Oleh karena itulah,  persiapannya harus matang tidak main-main sama sekali. Laksanakan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin secara tegas. Karena kalau tidak melaksanakan secara ketat, tidak akan berhasil berarti kembali lagi ke PSBB.

Dia pun meminta kepada para camat agar memahami Perbup dan SOP- nya serta turut mensosialisasikannya secara masif. “Terutama bagaimana menggerakkan pegiat media sosial, memaksimalkan peran Desa Siaga Corona. Desa, RW dan RT harus paham dulu. Kalau sudah paham sadar akan arti pentingnya menjalankan protokol kesehatan, tentu akan mudah mengajak,” ungkap bupati.

Ia menambahkan, untuk melibatkan pula MUI kecamatan dan desa diajak. Libatkan untuk sosialisasi ke masjid-masjid. Nanti dicek masjid jami, musala sudah ada protokol kesehatannya. Mulai  sekarang sebarluaskan di masjid setiap sebelum azan, harusnya menyampaikan info publikasi tentang protokol kesehatan. "Target kita adalah agar semua wilayah di Sumedang menjadi zero covid dengan menjaga tiap desa dan kecamatan. Pastikan fasilitas kesehatan di kecamatan terpenuhi. Koordinasikan dengan Puskesmas alat pelindung diri untuk tenaga kesehatan," tandasnya.

 

Editor: Efrie Christianto


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X