Masuk Jakarta dengan Menggunakan Pesawat Tak Perlu SIKM

- 1 Juni 2020, 14:39 WIB

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mewajibkan warganya yang hendak masuk maupun keluar Jakarta menyertakan Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM) sebagai syarat mutlak.

Aturan ini tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 47 Tahun 2020 tentang Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM) sebagai syarat mutlak yang harus dimiliki oleh warga untuk keluar atau masuk ke wilayah Jakarta.

Dalam Pergub tersebut dijelaskan, SIKM dapat diperoleh melalui laman resmi corona.jakarta.go.id atau bit.ly/SIKMJABODETABEK

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri Yunus mengatakan, bagi warga luar Jakarta yang sampai di ibukota dengan menggunakan pesawat maka tidak perlu mengurus SIKM. Dengan catatan, tujuan akhirnya bukan ke Jakarta.

Menurutnya, pihak bandara akan mengarahkan warga luar Jakarta untuk melewati loket 1 dan 2 saja. Setelahnya warga luar Jakarta tersebut akan diarahkan ke pemberangkatan bus daerah asal. Sementara, warga Jakarta diarahkan menuju loket 1, 2, dan 3.

"Kalau orang Jakarta harus punya SIKM dan melewati loket 3 (di bandara), kalau bukan orang Jakarta cukup sampai di loket 2 kemudian diarahkan ke pemberangkatan bus daerah asal," tutur dia seperti dilansir dari prfmnews.id, Senin (1/6/2020).

Diketahui sebelumnya, warga Jakarta yang yang diperbolehkan untuk keluar-masuk wilayah DKI Jakarta hanya meliputi bidang kesehatan, keuangan, logistik, industri strategis, bahan pangan, energi, perhotelan, konstruksi,komunikasi dan teknologi informatika, pemenuhan kebutuhan sehari-hari, pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai obyek vital nasional dan obyek tertentu.

Selain SIKM, persayaratan lain yang harus dimiliki bagi setiap warga yang hendak memasuki wilayah DKI Jakarta adalah surat keterangan sehat dan dibuktikan dengan hasil tes cepat (Rapid Test) dan tes Swab Polymerase Chain Reaction (PCR), surat dinas dari instansi atau perusahaan dan dokumen perjalanan lainnya seperti kartu identitas resmi.

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X