Pemkab Garut Kembali Perpanjang Masa Belajar Siswa di Rumah

- 1 Juni 2020, 21:10 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Totong, S.Pd, M.Si.

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Garut kembali memperpanjang belajar di rumah bagi siswa hingga pertengahan Juni 2020 mendatang. Selain itu, ujian sekolah bagi siswa tingkat SD dan SMP pun ditiadakan.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Garut, Totong, S.Pd, M.Si, mengatakan, sesuai surat edaran Bupati Garut nomor 443.1/8839/Kesra, maka perpanjangan belajar di rumah dilakukan sampai 14 Juni 2020 karena pandemi Covid-19.

"Jadi sesuai keputusan Pak Bupati, belajar mandiri diperpanjang sampai 14 Juni 2020. Walau sudah fase normal, tapi sekolah belum bisa dibuka," ujarnya, Senin (1/6/2020).

Totong menyebutkan, saat ini wacana pembukaan sekolah masih belum bisa direalisasikan. Menurutnya, butuh waktu untuk mempersiapkan protokol kesehatan di setiap sekolah.

"Sekitar 60 persen itu (sekolah) belum siap soal protokol kesehatannya. Jadi untuk pembukaan sekolah ini akan dibahas lagi," ucapnya.

Masih menurut Totong, pihaknya juga tidak akan melaksanakan ujian sekolah dan ujian kenaikan kelas bagi para siswa. Ia menilai, kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk melakukan hal itu.

Totong menuturkan, bagi siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP, kelulusan akan dinilai dari raport selama lima semester terakhir, ditambah prestasi selama sekolah dan penugasan sebelum pandemi Covid-19.

"Sedangkan bagi siswa SD dan SMP yang akan naik kelas, penilaian akan diambil dari hasil raport semester sebelumnya, ditambah prestasi di sekolah dan tugas sebelum Covid-19," katanya.

Untuk menambahkan, untuk melaksanakan ujian online juga sama tidak memungkinkan. Karena tidak semua sekolah bisa melaksanakan ujian online.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X