Gagal Diberangkatkan, Calon Jemaah Haji Mengaku Pasrah

- 2 Juni 2020, 12:47 WIB

MENTERI Agama, Fachrul Razi mengumumkan bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun ini dibatalkan. Keputusan ini diambil dikarenakan Arab Saudi tak kunjung membuka akses bagi jemaah haji dari negara manapun. 

Oleh karena itu, pemerintah tidak mungkin lagi memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan pelaksanaan ibadah haji. Sejumlah calon jemaah haji yang rencananya bakal diberangkatkan tahun ini mengaku pasrah dengan kebijakan ini.

"Dari awal, saya sudah pasrah sambil terus berdoa minta keputusan yang terbaik. Ternyata keputusannya ibadah haji tahun ini dibatalkan ya saya percaya ini yang baik bagi bagi seluruh umat tidak hanya di Indonesia tapi juga dunia," ungkap salah seorang calon jemaah haji asal Kab. Bandung, Epah Maspupah (38), Selasa (2/6/2020).

Kendati demikian, Epah sudah melaksanakan tahapan proses persiapan ibadah haji sesuai dengan yang diperintahkan pemerintah dalam hal ini kantor Kementerian Agama Kab. Bandung.

"Selama ini kalau ada pengumuman pelaksanaan ibadah haji saya selalu melaksanakannya. Mulai dari pemeriksaan kesehatan sampai manasik," kata ibu tiga anak ini.

Dikatakan, proses pelaksanaan ibadah haji memang dilaksanakan bertahap, khususnya pemeriksaan kesehatan. Manasik pun begitu, dilakukan beberapa kali.

Ia berharap, ada solusi terbaik dengan keputusan penundaan ini. "Misalnya, tahun depan kuota jemaahnya bisa ditambah agar tidak terjadi penumpukan," ujar Epah.

Hal senada diungkapkan calon jemaah lainnya, Atje Kania Sudiati (60), ia pun mengaku pasrah dengan keputusan pemerintah tentang pelaksanaan ibadah haji.

"Mau bagaimana lagi, ini kan sudah keputusan pemerintah. Kita taat saja pada aturan. Toh keputusan yang diambil juga pasti dengan penuh pertimbangan. Insya Allah kita ikhlas dan sabar," katanya.

Halaman:

Editor: Efrie Christianto


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X