Disnaker Cimahi Hanya Terima Satu Pengaduan Soal THR

- 2 Juni 2020, 14:04 WIB
ilustrasi

DINAS Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi telah menerima satu aduan dari karyawan perusahaan, terkait Tunjangan Hari Raya (THR). Pengaduan yang disampaikan ke Posko Pengaduan THR di kantor Disnaker Kota Cimahi Jalan Demang Hardjakusumah ini, karena karyawan belum menerima pembayaran THR hingga saat ini.

Kondisi perekonomian yang menurun akibat dampak pandemi Covid-19 menjadi alasan perusahaan yang bergerak di bidang garmen dan retail tersebut membayarkan hak karyawannya.

"Ada satu perusahaan Karunia Asta Surya, karyawannya kurang lebih 500 orang, sampai hari ini belum membayar THR ke karyawannya," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Jamsostek Disnaker Kota Cimahi, Uce Herdiana, Selasa (2/6/2020).

Setelah mediasi dengan perusahaan, Disnaker Kota Cimahi menerima keterangan bahwa perusahaan belum membayar THR karyawan, karena pemasukan berkurang selama wabah Covid-19.

"Perusahaan tidak bisa ngirim barang, dan barang numpuk di gudang akibat covid ini. Perusahaan hanya sanggup bayar Rp 1 juta untuk karyawan tetap 180 orang, yang lainnya tidak diberi. Ini masih di negosiasi antara karyawan diwakili oleh SPSI dengan pengusaha, belum ada titik temu," terangnya.

Meskipun perusahaan tidak bisa membayar THR karyawan, namun Disnaker meminta agar perusahaan tetap membayar sesuai ketentuan.

"THR itu kan hak semua karyawan yang telah bekerja satu tahun penuh atau beberapa bulan. Besarannya disesuaikan dengan masa kerja. Jadi perusahaan wajib membayar THR apapun alasannya," katanya

Uce mengatakan, Menteri Ketenagakerjaan telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait THR. Dalam SE tersebut, tertuang jika perusahaan tidak mampu membayar THR sesuai ketentuan, perlu dilakukan kesepakatan antara kedua belah pihak, yakni perusahaan dan karyawan.

Dia mencontohkan bila perusahaan tidak mampu membayar THR secara penuh pada waktu yang ditentukan, pembayaran THR dapat dilakukan secara bertahap. Selain itu jika perusahaan tidak mampu membayar THR sama sekali, maka dapat dilakukan penundaan sampai dengan jangka waktu tertentu yang disepakati.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X