Selama AKB, 627 Pusling Dijadikan Mobile Covid Test

- 2 Juni 2020, 16:36 WIB
ilustrasi

MOBIL Puskesmas Keliling (Pusling) akan dijadikan kendaraan pengetesan Covid-19 atau Mobile Covid Test. Dalam implementasinya, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat akan berkoordinasi dengan kota/kabupaten.

Pusling tersebut akan menyusuri ke kelurahan/desa dan tempat kerumunan untuk melakukan Rapid test kepada warga secara mobile. Ketua Devisi Pelacakan Kontak, Pengujian, dan Manajemen Laboratorium Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti mengatakan, mobile covid test tersebut sudah diujicobakan di Kota Cimahi pada Sabtu dan Ahad pekan lalu.

"Mobil pusling itu sudah diuji coba di Cimahi. Dimulai dari di Pasar Atas, kami memeriksa 200 pedagang pasar. Kemudian bergerak ke RSUD Cibabat karena di sana ditemukan ada kerumunan pengemudi ojek online. Di sana kami memeriksa 24 warga," terang Siska dalam konferensi pers di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (2/6/2020).

Kemudian, katanya, mobil kembali bergerak ke sebuah supermarket, karena di sana terlihat banyak orang yang berbelanja. "Alhamdulillah, dari semua pemeriksaan tidak ditemulan ada yang reaktif," jelasnya.

Selama masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal, pihaknya akan mengoperasional 627 pusling yang dijadikan mobile Covid test. Pihaknya akan memberi 300 alat rapid test untuk setiap kendaraan yang akan diberikan bertahap dalam 3 kali.

"Tahap pertama 100 alat dulu, kalau sudah habis baru tahap kedua, 100 alat lagi. Sisanya di tahap ketiga. Selain alat, kami juga membekali petugas di pusling dengan alat pelindung diri (APD)," jelas Sekretaris Dinas Kesehatan Jabar ini.

Dijelaskan, secara teknis, mobil pusling tersebut akan berkeliling di setiap kecamatan/desa/kelurahan dan akan berhenti kemudian memeriksa kepada warga di tempat-tempat kerumunan. Diharapkan dengan mengetes di kerumunan bisa mencegak penyebaran Covid-19. "Kalau ada dari warga saat rapid test yang reaktif kami akan langsung merekomendasikan di tes PCR," katanya.

Selain pusling, katanya pihaknya juga akan mengoperasionalkan beberapa kendaraan yang mobile untuk menunjang pengetesan Covid-19. Di antaranya 1 unit kendaraan dari labkesda yang akan mengetes PCR, 2 unit mobil operasional komuter, dan 1 unit bus yang dijadikan kendaraan operasional petugas yang akan turun ke daerah-daerah.

Sementara itu, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, Daud Achmad menambahkan, hingga saat ini pihaknya sudah mendistribusikan 160.000 alat tes Covid-19, yang terdiri 120.000 rapid test dan 40.000 PCR test. Test Covid-19 ini ditujukan kepada induvidu-individu yang dianggap suspect dan rentan tertular Covid-19. Kalau ada yang reaktig hasil rapid test-nya maka akan langsung dites PCR.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X