KNPI dan FAJI Siap Kembangkan Potensi Wisata Sungai di Jawa Barat

- 2 Juni 2020, 16:43 WIB

KOMITE Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat bersama Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Arung Jeram Jawa Barat siap berkolaborasi dan mendorong potensi wisata sungai di Jawa Barat.

Ketua DPD KNPI Jawa Barat, Rio F Wilantara mengatakan, selain olahraga, FAJI bisa ikut mengembangkan potensi wisata daerah. Pasalnya, organisasi tersebut tidak hanya konsen terhadap pembinaan olahraga prestasi saja tapi juga konservasi dan pariwisata.

"Saya kira perbincangan saya dengan FAJI Jawa Barat hari ini sangat produktif, karena FAJI memiliki variabel yang bisa membangun potensi daerah mulai dari olahraga dan pariwisata," jelasnya saat ditemui di Sekretariat DPD KNPI Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (2/6/2020).

Rio menambahkan, dalam membangun potensi wisata sungai, FAJI Jabar sudah menyiapkan konsep besar dan sudah mulai berkolaborasi dengan beberapa pihak. Menurut dia, dari segi kekayaan alam, Provinsi Jawa Barat tidak memiliki kekurangan. Tinggal bagaimana semua pihak dapat melestarikan dan memanfaatkan potensi yang dimiliki

"Saya pikir FAJI berkolaborasi bersama beberapa organisasi dan asosiasi pariwisata juga dengan dinas pariwisata dan desa untuk membuat satu konsep besar," katanya.

Ia pun mengambil contoh Kabupaten Pangandaran. Menurutnya kabupaten baru tersebut telah berhasil memanfaatkan potensi pantainya dan diklaim berhasil mereduksi angka pengangguran dari potensi yang dimiliki.

"Kabupaten Pangandaran berhasil mereduksi angka pengangguran dari meningkatkan potensi wisata, apalagi potensi wisata air. FAJI ini kan masuk kedalam olahraga dan wisata air," katanya.

Rio percaya setiap daerah memiliki potensi yang sama seperti Pangandaran dengan memanfaatkan potensi yang ada khususnya sungai.

"Saya pikir daerah mempunyai potensi yang sama hanya karakteristiknya berbeda. Tinggal bagaimana karakteristik daerah tadi dikawinkan dengan konsepnya FAJI dan beberapa asosiasi pariwisata," katanya.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X