RSHS Kembali Buka Rawat Jalan, Rawat Inap dan Operasi Selektif

- 2 Juni 2020, 19:05 WIB
ilustrasi

RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung sebagai RS Rujukan tertinggi di Jawa Barat akan mulai membuka kembali beberapa layanan yang sebelumnya dibatasi dengan cara selektif dan bertahap. Layanan juga akan menerapkan beberapa ketentuan tambahan sebagai pencegahan penularan penyakit Covid-19.

Hal itu menyusul kondisi atau tren kasus Covid-19 di RSHS yang menurun, sesuai dengan Panduan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Barat, serta arahan dari bapak Dirjen Yankes Kemenkes tetang kesiapan pelayanan dalam new normal.

Direktur utama RSHS, dr Nina Susana Dewi mengatakan, layanan yang dibuka tersebut adalah layanan rawat jalan, rawat inap dan operasi selektif.

"Untuk layanan pasien rawat jalan, prinsipnya semua jenis layanan dapat kami layani seperti biasanya. Pembatasan masih berlaku untuk pasien kontrol yang hanya memerlukan pengambilan obat saja, Pengambilan obat dapat dilakukan untuk masa yang lebih lama, 1 bulan sekali," kata Nina pada tim Humas RSHS, Selasa (2/6/2020).

Adapun ketentuan lainnya adalah pendaftaran secara online, masker, social distancing, hand hygine, pengantar dibatasi, skrining suhu.

Untuk layanan rawat inap, kata Nina, sebelum pasien masuk ke ruangan akan dilakukan skrining/tes cepat Covid-19 dengan biaya rumah sakit terlebih dahulu untuk menentukan apakah pasien akan dirawat di ruang perawatan Covid (gedung Kemuning) atau di ruang perawatan non Covid.

"Untuk mengurangi risiko penularan Covid-19 di ruang perawatan kami memberlakukan beberapa batasan diantaranya pembatasan bagi penunggu pasien hanya diperbolehkan satu orang, memakai identitas khusus, masker, hand hygine, menjaga kebersihan," tutur Nina seperti ditulis wartawan "PR", Novianti Nurulliah.

Layanan operasi, lanjut Nina, dibuka kembali secara bertahap dan selektif yaitu untuk kasus-kasus operasi yang direncanakan atau operasi elektif. Lama perawatan di ruangan setelah operasi tidak melebihi 5-7 hari.

"Sebagai upaya pencegahan Covid-19, pada pasien-pasien yang akan dilakukan operasi, kami melakukan pemeriksaan skrining Covid-19 terlebih dahulu dengan beban biaya dari rumah sakit," kata dia.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X