Gubernur Jateng: KKN di Tengah Pandemi Covid 19 Sangat Krusial

- 2 Juni 2020, 19:14 WIB

KULIAH Kerja Nyata (KKN) di tengah pandemi Covid 19 saat ini sangat krusial, karena para mahasiswa akan terjun ke tengah masyarakat dan down to earth atau membumikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di kampus. Di tengah masyarakat yang terdampak Covid 19, para mahasiswa peserta KKN harus dapat merasakan apa yang dibutuhkan masyarakat.

"Di saat KKN dilaksanakan, sekali-sekali boleh mahasiswa terjun ke masyarakat di lingkungannya. Di Jawa Tengah, misalnya, ada program Jogo Tonggo yang artinya menjaga tetangga. Secara simpel, program ini menggunakan spirit Pancasila, yaitu gotongroyong untuk mengisi slot-slot yang kurang di masyarakat," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dalam pembekalan kepada 744 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dan 34 dosen pembimbing lapangan (DPL), peserta program KKN UNS Peduli Covid 19 periode III tahun 2020, yang dilaksanakan secara daring, Selasa (2/6/2020).

Ganjar yang menyampaikan pembekalan dari kantornya di Semarang, menunjuk contoh masalah data di pemerintah desa yang kurang baik. Dia minta, para mahasiswa peserta KKN yang mengerti teknologi informasi menghubungkan kepala desa dengan masyarakat desa menggunakan aplikasi IG atau zoom, untuk mendata warga penerima PKH, BPNP, BSP dari pusat dan dari daerah, penggunaan dana desa dan sebagainya.

"Program Jogo Tonggo adalah untuk merespon bantuan dari atas dan bantuan dari bawah melalui kelompok-kelompok masyarakat, seperti Dasa Wisma, PKK, Karang Taruna dan sebagainya. Sehingga, dengan program Jogo Tonggo semua orang berkontribusi, seperti kalau ada orang kaya yang terima bantuan apakah tidak malu. Dalam hal ini, Jogo Tonggo menjadi sistem kontrol dan para mahasiswa peserta KKN meluruskan dengan pendampingan atau mengedukasi dan memberikan literasi yang baik terkait dengan pandemi Covid 19," jelasnya.

Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, dalam sambutannya menyatakan, para peserta KKN UNS Covid 19 periode III ini tersebar di berbagai kota dan kabupaten di 17 provinsi dan sebagian besar berada di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Misi peserta KKN UNS Covid 19 sangat sederhana, yakni mengedukasi masyarakat, mulai dari pengenalan, penanganan, pencegahan, hingga langkah mitigasi Covid-19.

"Peserta KKN Covid 19 juga bertugas membantu mensukseskan program Jogo Tonggo yang dicanangkan Bapak Gubernur Jawa Tengah, dalam membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak virus corona, serta berupaya mencegah kelaparan dengan menjamin ketersediaan pangan masyarakat selama masa pandemi Covid-19," ujarnya.

Prof. Jamal mengungkapkan, dia memahami dan ikut merasakan kekalutan dan goncangan mental sebagian besar masyarakat yang tidak siap menghadapi keganasan virus corona versi baru saat ini, yang datang secara tiba-tiba dan berkembang sangat cepat.

Dia menegaskan, sekarang waktu yang tepat bagi mahasiswa UNS peserta KKN dan DPL menunjukkan darma bakti kepada bangsa dan negara untuk bersama-sama saling menguatkan, bergotong royong menumbuhkan semangat solidaritas kebersamaan, khususnya di Jawa Tengah.

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X