Partai Oposisi Italia Turun ke Jalan Langgar Aturan

- 3 Juni 2020, 06:07 WIB

SEJUMLAH partai oposisi Italia beserta ratusan pendukungnya melanggar aturan pembatasan sosial dan memenuhi jalanan di pusat kota Roma saat berunjuk rasa menentang pemerintah, Selasa (2/6/2020) waktu setempat.

Italia merupakan salah satu negara yang terdampak parah pandemi Covid-19, penyakit menular disebabkan oleh virus corona jenis baru (SARS-CoV-2). Setidaknya lebih dari 233.000 orang di Italia terjangkit penyakit tersebut.

Namun beberapa minggu terakhir, otoritas setempat memutuskan mencabut aturan pembatasan ketat secara bertahap. Pemerintah memberlakukan pembatasan ketat sejak awal Maret guna menekan penyebaran virus.

Unjuk rasa di Roma itu digelar oleh beberapa partai sayap kanan, yaitu League, Brothers of Italy, dan Go Italy. Partai oposisi itu turun ke jalan memprotes koalisi partai pendukung pemerintah yang dipimpin oleh Perdana Menteri Giuseppe Conte.

Lewat siaran langsung di media sosial, sejumlah demonstran terlihat berjalan berdampingan dengan membawa bendera Italia berukuran besar dari daerah Via del Corso menuju Piazza del Popolo di pusat bersejarah Kota Roma.

Sejumlah demonstran tidak mengenakan masker, padahal alat itu wajib dikenakan di Italia saat masing-masing warga tidak dapat menjaga jarak.

Pimpinan League, Matteo Salvini menunjukkan foto dirinya dengan para pendukungnya. Dalam foto itu, ia terlihat mengenakan masker berwarna bendera Italia di bawah dagunya saat berbicara dengan wartawan.

"Saya punya masker, tetapi beberapa ahli mengatakan virusnya sedang sekarat," kata Salvini. Pernyataannya itu merujuk pada pendapat yang disampaikan beberapa profesor Italia bahwa SARS-CoV-2 mulai melemah.

Demonstrasi itu digelar bertepatan dengan hari libur nasional untuk memperingati momen pemungutan suara pembentukan republik setelah Perang Dunia II pada 2 Juni.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X