BPN Bandung Segera Buka Seluruh Layanan

- 3 Juni 2020, 06:33 WIB
Kepala Kantor BPN Kota Bandung Andi Kadandio Alepuddin

KANTOR Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandung akan kembali membuka seluruh pelayanan pembuatan sertifikat tanah dan lainnya. Semua layanan mensyaratkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.

 “Ya, kami telah membuka kembali layanan kepada masyarakat, tetapi belum sepenuhnya dan kami batasi jumlah pengunjung yang ingin mengurus sertifikat tanah. Tentunya, dengan standar kesehatan  yang telah kami tetapkan. Seperti memakai masker, sosial distancing (jaga jarak) agar dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19),” kata Ketua Gugus Tugas yang juga Kabag Tata Usaha BPN Kota Bandung Hasan M. Syafi’i di Kantor BPN Kota Bandung, Jalan Soekarno Hatta, Selasa (2/6/2020).

“Sebelum datang ke kantor kami, masyarakat diimbau agar bisa memenuhi persyaratan terlebih dulu. Pendafatarannya dapat melalui email, bila berkasnya telah lengkap baru masyarakat bisa datang. Kalau belum silahkan lengkapi dulu,” ujarnya.

Selama Pandemi corona ini, katanya, pendaftaran yang masuk hampir mencapai angka 800 pengunjung. Tetapi, dari keseluruhan masih banyak yang belum memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan. Tentunya, pihaknya memprioritaskan terlebih dahulu bagi yang telah lengkap dan jumlahnya dibatasi  hanya 20 orang per hari.

 “Hal ini kami lakukan, untuk menghindari kerumunan masyarakat. Penerapan sosial distancing ini juga bagian standar pelayanan dan kenyamanan kami agar masyarakat tetap bisa beraktifitas mengurus surat-surat ke BPN tetapi juga harus menjaga kesehatan,” papar Hasan.

Semantara itu, Kepala Kantor BPN Kota Bandung Andi Kadandio Alepuddin, menjelaskan, pihak mengikuti anjuran pemerintah untuk WFH bagi pegawai yang berusia di atas 50 tahun. Hal itu dikarenakan, diusia tersebut rentan akan penyakit, ibu hamil dan yang menggunakan kendaraan umum.

“Ya, sekitar 25 persen pegawai kami yang WFH, dan 75 persen tetap melayani masyarakat di kantor. Bagi pegawai struktural  tentunya 100 persen harus melayani di kantor loket BPN seperti sekarang ini,” jelasnya. (Krisbianto).**

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X