Rencana Penerapan New Normal Dongkrak Penguatan Rupiah

- 3 Juni 2020, 10:03 WIB
ilustrasi

NILAI tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (3/6/2020) pagi masih terus bergerak menguat dikerek rencana penerapan normal baru di Tanah Air

Pada pukul 9.27 WIB, rupiah menguat 195 poin atau 1,35 persen menjadi Rp 14.220 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.415 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, pembukaan kembali perekonomian di beberapa negara pandemi dan rencana penerapan normal baru di Indonesia masih akan menjadi sentimen positif penguatan rupiah terhadap dolar AS hari ini.

"Para pelaku pasar seakan tidak mau ketinggalan kereta dan berusaha segera masuk ke aset-aset berisiko untuk mendapatkan yield yang lebih tinggi," ujar Ariston.

Menurut Ariston, isu demo rusuh di AS yang masih belum selesai hingga hari ini, juga menjadi salah satu penekan dolar AS karena demo tersebut bisa mengganggu perekonomian AS.

Di sisi lain, pasar masih mewaspadai lanjutan isu ketegangan AS dan Cina yang bisa membalikkan keadaan bila lanjut ke perang dagang.

Rupiah berpotensi menguat ke kisaran Rp 14.300 dengan potensi resisten di kisaran Rp 14.480 per dolar AS.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini berpotensi bergerak menguat di kisaran Rp 14.300 per dolar AS dan potensi resisten Rp 14.480 per dolar AS.

Pada Selasa (2/6/2020) lalu, rupiah ditutup menguat 195 poin atau 1,33 persen menjadi Rp 14.415 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.610 per dolar AS.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X