Ingat, Polisi Bisa Menutup Kembali Sejumlah Jalan di Kota Bandung

- 3 Juni 2020, 10:16 WIB
Suasana di Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Selasa (2/6/2020). Polisi bisa menutup kembali sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan Asia-Afrika jika warga tak menjalankan protokol kesehatan.

SEJUMLAH ruas jalan di Kota Bandung kembali dibuka oleh pihak kepolisian pada Senin (1/6/2020) malam lalu. Hingga saat ini, Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung terus melakukan evaluasi terkait dengan pembukaan blokade jalan itu.

Anggota Dikyasa Polrestabes Bandung Aiptu Jaja Tursija mengatakan, jika warga Bandung tidak menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan masker, tidak berkerumun, dan sebagainya, maka bukan tidak mungkin ruas-ruas jalan di kota Bandung akan ditutup kembali.

"Kami tetap evaluasi apabila ada kumpulan lagi, itu kami akan evaluasi. Ada kemungkinan kalau memang tidak bisa diimbau untuk jaga jarak, pakai masker, protokol kesehatan tidak diterapkan. Ini tidak menutup kemungkinan kami dari Sat Lantas ini akan mengambil jalan untuk menutup kembali," tegasnya seperti dilansir dari prfmnews.id, Rabu (3/6/2020).

Karenanya, ia mengimbau warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Mengingat Indonesia, lanjut Jaja, masih dalam keadaan pandemi Covid-19 terlebih Kota Bandung saat ini masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Oleh sebab itu, kami imbau kepada warga tetap jaga jarak meskipun pada saat ini memang di jadwal masih ada PSBB. Hanya tetap kembali ke pribadi masing-masing," tuturnya.

Ia menegaskan, pihaknya tetap melakukan patroli guna menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat.

"Pasti kami dari kepolisian tetap mengimbau untuk mengikuti protokol kesehatan," paparnya.

Sebelumnya, Kasatlantas Polrestabes Bandung, Kompol Bayu Catur Prabowo mengatakan, seiring diberlakukannya PSBB proporsional di Kota Bandung, jajarannya mulai membuka blokade jalan. Dengan begitu, tak ada lagi jalan yang ditutup sejak Senin (1/6/2020) malam.

Sebelum membuka jalan, jajaran Kepolisian sudah meniadakan pos pantau atau cek poin PSBB. Menurut Bayu hal ini dilakukan karena tingkat kepatuhan warga terhadap prosedur atau aturan PSBB sudah sangat baik.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X