Calhaj Diminta Tak Tarik Kembali Dana Haji

- 3 Juni 2020, 14:48 WIB
iIustrasi ibadah haji

FORUM Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FKKBIHU) Jawa Barat sangat mendukung dikeluarkanya Keputusan Menteri Agama (KMA) No 494 tentang Pembatalan Haji tahun 2020. Terlebih keputusan itu dikeluarkan dengan mempertimbangkan adanya wabah covid-19, baik di Arab Saudi maupun di Tanah Air,

FKKBIHU Jabar juga mengimbau kepada pada jemaah calon haji agar tidak mengambil biaya haji yang telah dilunasi. Itu agar tahun 2021 tidak mengalami kesulitan dalam pelunasannya.

Hal itu dikatakan Ketua FKKBOHU Jabar, KH. E Sunidja, didampingi Bendahara FKKBIHU Jabar, KH. Kurtubi, saat dihubungi, Rabu (3/6/2020).

"Kepada jamaah calon haji harus menerima pembatalan tersebut dengan ikhlas, demi keselamatan jemaah dari wabah covid-19," kata Sunidja seperti ditulis wartawan "PR", Sarnapi.

Dia menambahkan, pasti ada hikmahnya dari pembatalan haji tersebut. "Jemaah juga dianjurkan agar tidak mengambil biaya perjalanan ibadah haji yang telah dilunasi, agar tahun 2021 tidak mengalami kesulitan dalam pelunasannya," ucapnya.

Dengan pembatalan ini, diharapkan para KBIHU tetap melakukan bimbingan kepada jemaah agar dapat menguasai ilmu manasik haji yang lebih baik sehingga mampu menjadi haji yang mandiri.

"KBIHU agar menyosialisasikan KMA 494 tahun 2020 kepada jemaah dengan cara yang bijak. Kita berdoa semoga semua jemaah yang sudah melunasi biaya haji dipanjangkan umurnya dan diberikan kesehatan agar tahun 2021 dapat menunaikan ibadah haji," ujarnya.

Sunidja juga menghargai pemerintah atas suksesnya penyelenggaraan haji tahun 2019. "Semoga dengan pembatalan haji tahun 2020, maka pada ibadah haji tahun 2021 akan lebih baik lagi," ucapnya.

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X