Tragis, TKI Asal KBB Ini Tiga Bulan Diperkosa dan Dikurung, Malah Dideportrasi

- 3 Juni 2020, 20:34 WIB

NASIB tragis dialami Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat yang bekerja di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. Perempuan berinisal "R" ini diperkosa oleh pria asal Pakistan yang biasa mengantar jemputnya saat bekerja.

Akibat tindakan kekerasan seksual itu, R hamil dan sudah melahirkan bayi perempuan yang kini sudah berusia 3,5 bulan. Derita perempuan yang sudah menjanda ini bukan hanya diperkosa hingga hamil, tapi juga harus mendekam ditahanan selama tiga bulan.

"Aturan di Uni Emirat Arab, perempuan yang hamil di luar nikah masuk pidana. Ia hanya dihukum kurungan penjara, tidak sampai dirajab," kata Kepala Seksi Penempatan dan Perluasan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Barat Sutrisno melalui sambungan telepon, Rabu (3/6/2020) malam.

Berdasarkan pengakuannya, R berangkat sebagai asisten rumah tangga di Kota Dubai sekitar dua tahun lalu. Namun hanya bertahan dua bulan di rumah majikannya.

"Dia berangkat sebagai TKI secara ilegal. Ditempatkan pada keluarga di Dubai, namun karena merasa tidak betah memilih keluar. Kemudian bergabung dengan sebuah agensi penyalur tenaga kerja rumah tangga," papar Sutrisno.

Selama bergabung dengan agensi, setiap berangkat maupun pulang dari tempat kerja selalu diantar oleh sopir berkebangsaan Pakistan. Namun suatu hari, dalam perjalanan pulang R dicekokoki minuman keras hingga tak sadarkan diri.

"Dalam keadaan tak sadarkan diri itulah terjadi tindak pemerkosaan," ujarnya.

Deportasi
Mendapat perlakukan asusila tersebut, kemudian ia melaporkan ke pihak agensi. Kasus inipun bergulir ke ranah hukum dan pelakunya langsung dideportasi ke negara asalnya.

"Begitupun dengan R harus menjalani hukuman selama tiga bulan. Di penjara itulah dia melahirkan bayi perempuan," katanya.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X