Dewan Masjid Indonesia Bantu Sosialisasi Protokol Kesehatan Kegiatan Ibadah Berjemaah

- 5 Juni 2020, 12:49 WIB

PNGURUS  Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia akan membantu sosialisasi penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan ibadah berjemaah di masjid.

Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia Imam Addaruqutni dalam acara bincang-bincang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Jakarta, Jumat (5/6/2020), mengemukakan perlunya panduan pelaksanaan ibadah praktis bagi warga Muslim.

Ia mengatakan bahwa dalam pertemuan-pertemuan virtual dengan pengurus masjid antara lain mengemuka pertanyaan mengenai hukum shalat berjamaah dengan jarak aman sesuai protokol pencegahan penularan Covid-19.

Meski warga umumnya sudah mengetahui pentingnya menjaga jarak fisik dengan orang lain untuk menghindari penularan Covid-19, ia melanjutkan, masih ada perbedaan pendapat di kalangan warga mengenai jarak antar-anggota jamaah shalat. Sebagian berpendapat shaf shalat berjamaah harus tetap rapat.

"Memang perlu ada pencerahan. Dewan Masjid Indonesia hanya memberikan elaborasi saja agar ada pemahaman yang cukup di masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan, dalam keadaan pandemi Covid-19 seperti sekarang jarak satu meter antar-anggota jamaah shalat sudah rapat. "Tidak harus berapatan tubuh. Ini harus menjadi kebiasaan baru yang tidak terjadi sebelumnya," tuturnya.

Imam mengemukakan bahwa pemulihan kegiatan ibadah berjamaah mungkin belum dilakukan di semua masjid pada Jumat.

"Sebagian jemaah ada yang masih ingin shalat di rumah karena pertimbangan keamanan," ujarnya.

Editor: Efrie Christianto


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X