Meski Pandemi Covid-19, PBB Kabupaten Bandung Capai Rp30 Miliar

- 1 Juli 2020, 09:07 WIB
Antrean warga membayar pajak. (foto: Engkos Kosasih)***

GALAMEDIA - Di masa pandemi corona virus disease (Covid-19) ini, pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) di Kabupaten Bandung mencapai hampir sebesar Rp30 miliar. Nilai tersebut masih tersisa sekitar 6,74 persen lagi sampai batas waktu Selasa 30 Juni 2020.

"Alhamdulillah, pada saat pandemi Covid-19 pendapatan PBB P2 sudah tercapai Rp29,7 miliar lebih. Ini di luar prediksi. Bahkan capaian pendapatan ini terprediksi lost potensi yang sangat tinggi setelah tingginya kesadaran masyarakat membayar pajak," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung, Yogie Usman J.B kepada galamedianews.com di Soreang, Rabu 1 Juli 2020.

Menurut Yogie terjadinya lonjakan itu tidak terlepas dari pendapatan pajak yang berasal dari pembayaran wajib pajak yang menunggak antara 3-5 tahun sebelumnya.

Baca Juga: Ini Dia Resep Gulai Kambing, Lezat dan Nikmat Disantap Saat Iduladha

"Itu semua tidak terlepas dari pendapatan yang bayar tunggakan pajak antara 3-5 tahun," katanya.

Menurut Yogie, adanya peningkatan pendapatan PBB P2 ini sangat jauh berbeda dari tahun sebelumnya pada 2019 lalu dengan periode pertama Januari sampai Juni. Dari yang ditargetkan Rp30 miliar dengan jumlah 360.000 SPPT dengan sasaran PBB di bawah Rp500.000, biasa terealisasi hanya antara Rp15-17 miliar per tahunnya.

"Itu pendapatan sebelum pandemi Covid-19 pada Januari-Juni 2019. Bandingkan saja dengan saat ini pada rentang bulan yang sama pada Januari-Juni 2020 pendapatan PBB di bawah Rp500.000 bisa tercapai Rp29,7 miliar lebih," ungkap Yogie.

Baca Juga: AS Dihajar Pandemi, Donald Trump Dinilai Sudah Kibarkan Bendera Putih

"Sampai akhir bulan Juni ini masih tersisa beberapa hari lagi, sehingga potensi pendapatan PBB kemungkinannya akan terus bertambah dan diharapkan bisa mencapai target atau melebihi target," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X