Ethiopia Mencekam, 80 Orang Tewas dalam Aksi Protes Berdarah Kasus Pembunuhan Penyanyi Kondang

- 2 Juli 2020, 23:56 WIB
Gejolakdi Ethiopia. /


GALAMEDIA -  Negara Ethiopia kini tengah memanas. Pasalnya, lebih dari 80 orang tewas setelah terjadi protes besar atas meninggalnya penyanyi kondang Hachalu Hundessa pada Rabu (1/7/2020).

Hachalu Hundessa yang selama ini memang dikenal sebagai penyanyi antipemerintah tewas ditembak mati.

Kematian Hachalu Hundessa ini yang memicu kemarahan besar di beberapa wilayah Ethiopia terutama di ibu kota, Addis Ababa. Dalam aksi protes besar di Addis Ababa juga diwarnai dengan tiga ledakan bom yang membuat kondisi sangat mencekam.

Baca Juga: Soal Nasabah Sulit Ambil Dana, Bos Besar Bank Bukopin Akhirnya Angkat Bicara

Seperti dilansir telegraph, Kamis (2/7/2020), sosok Hachalu Hudnessa memang sangat populer di Ethiopia.

Ia memegang peranan penting saat pergantian tampuk pimpinan di Ethiopia pada 2018 silam. Kini ia harus tewas menyusul kembali memanasnya tensi di negara Afrika tersebut.

Memanasnya suhu politik di Ethiopia kali ini dipicu dengan penundaan pemilihan umum karena alasan penyebaran virus Corona (Covid-19). Ironisnya, Perdana Menteri Abiy Ahmed yang meraih tampuk pimpinan di 2018 kini justru tengah menjadi sorotan.

Baca Juga: Anak Amien Rais Menyatakan Kesiapannya Untuk Menjadi Menteri di Kabinet Jokowi

Abiy sendiri mengaku akan segera mengusut kematian penyanyi top Ethiopia tersebut selain tentunya mengawal perpindahan tampuk pimpinan di Ethiopia dengan cara damai.

Kabar terakhir, tiga orang telah ditangkap terkait dengan penembakan Hachalu.***

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X