Rp 8,6 Miliar untuk Baju Hamil Saja, Terungkap Pangkal Kemarahan Pangeran William pada Meghan Markle

- 3 Juli 2020, 13:00 WIB
The Cambridge vs The Sussex. (dailymail) /

GALAMEDIA - Penulis buku Royals at War yang juga wartawan investigatif  Dylan Howard dan Andy Tillett mengungkap sejumlah fakta yang memicu ketegangan antara The Cambridge dan The Sussex. Salah satu yang menonjol adalah gaya belanja Meghan Markle.

Dikutip Galamedia dari DailyMail beberapa waktu lalu, perubahan finansial  Pangeran Harry yang dipicu pernikahannya dengan Meghan menjadi faktor fundamental  di balik kisruh hubungannya dengan sang kakak Pangeran William.

Baca Juga: Pelda Rama Wahyudi Gugur Akibat Serangan Milisi Bersenjata

Sumber kedua penulis menyebut Pangeran Harry pertama kali mencatatkan  pengeluaran yang tinggi setelah meninggalkan Istana Kensington. Meghan yang merasa menginginkan privasi memilih berpisah dari kompleks istana  di mana William dan Kate Middleton tinggal.

Namun kala itu media menyebut The Sussex pindah ke Frogmore Cottage dengan alasan Frogmore berada di Kastil Windsor yang menjadi lokasi pernikahan mereka. Persoalannya kepindahan ini menghabiskan £ 2,4 juta atau Rp 42 miliar uang pajak ‘hanya’ untuk renovasi sesuai keinginan Meghan.

Baca Juga: Bupati Kutai Timur Terjaring OTT, KPK Ikut Amankan Belasan Orang

Menggunakan uang pajak dan menjadi perhatian media, biaya modernisasi Frogmore memicu kontroversi. Bahkan Ratu Elizabeth dilaporkan tidak suka. Tak itu saja, Meghan pun melampaui pengeluaran biaya outfit anggota kerajaan lainnya. Ia misalnya menghabiskan lebih dari £ 478.920 atau Rp 8,6 miliar untuk baju hamil saja.

Buku yang sama  mengklaim pengeluaran tinggi The Sussex ini bahkan  memunculkan kekhawatiran dari anggota dan staf kerajaan. Terutama karena  Ratu dikenal sangat sederhana sehingga bisa memunculkan kesan miring pada monarki.

Baca Juga: Kaki Palsu Baru untuk Dorong Semangat Epul

Halaman:

Editor: Mia Fahrani

Sumber: Daily Mail


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X