Tren Sepeda Di Masa Pandemi Membawa Keuntungan dan Kesehatan

- 3 Juli 2020, 16:37 WIB
/JOB NISA PRATIWI/

GALAMEDIA - Tren sepeda yang sedang ramai di masa New Normal membuat pengguna sepada di Bandung jumlahnya berakali-kali lipat dari hari sebelum virus Covid-19.
Kebijakan penutupan jalan yang dilakukan oleh pemerintah Kota Bandung dan penutupan akses Gojek, Grab dan pembatasan angkutan umum membuat masyarakat dari yang biasanya menggunakan kendaraan bermotor maupun mobil beralih ke sepeda.

Selain sehat, menggunakan sepeda pun menjadi penghilang jenuh karena kebijakan pemerintah yang menerapkan Work from Home, dan mengganti sektor pendidikan dari offline menjadi online.

Irfan salah seorang pengguna sepeda yang merupakan mahasiswa Universitas Pasundan Bandung, mengatakan bahwa dirinya sudah jenuh berdiam diri dirumah karena minimnya kegiatan di luar.

Baca Juga: Kwon Mina Ngaku Nyaris Bunuh Diri Gegara Dibully Selama 10 Tahun, Jimin AOA Langsung Respons

“Karena kegiatan kuliah sekarang semua online dan saya mulai jenuh karena diam saja dirumah akhirnya saya pergi bersepeda dengan rute dari padalarang Bandung dan juga pernah dari Padalarang sampai Rancaekek. Dengan banyak nya orang-orang yang bersepeda ini berdampak positif juga karena dapat mengurangi polusi udara” ujar Irfan pada galamedia, Jumat 3 Juli 2020.

sementara Fuad selaku pendiri komunitas sepeda London Taxi Bandung mengatakan, bahwa fasilitas yang pemerintah berikan sudah cukup. Jalur sepeda sudah di perpanjang jaraknya tapi sayang tidak ada penegasan bagi yang parkir mobil di jalur sepeda.

“Bersepeda saat pandemi ini merupakan hal positif. Semoga setelah berakhirnya pademi masih tetap bersepeda. Dikarenakan saat pademi ini banyak yg bersepedanya anak sekolah harapannya nanti saat kembali bersekolah menggunakan sepeda ke sekolahnya,” ucapnya.

Baca Juga: Liga 1 Digelar Oktober, Dadang Kurnia Berharap Persib Bisa Mempersiapkan Tim dengan Baik

Dengan banyaknya pengguna sepeda yang berkeliaran di Bandung membuat penjual sepeda meraup keuntungan yang cukup besar. Salah satunya penjual sepeda yang dikawasan Jalan Malabar bisa mengambil keuntungan sampai puluhan juta.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X