Cuek Virus Corona, Donald Trump Undang 7.500 Orang Ikuti Pesta Kembang Api Rayakan 4th of July

- 3 Juli 2020, 23:51 WIB
Gambar Presiden AS Donald Trump merayakan 4th of July. (shanghaiist). /


GALAMEDIA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dijadwalkan berkunjung ke Monumen Nasional Gunung Rushmore, South Dakota, untuk menghadiri pesta kembang api perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat yang jatuh pada 4 Juli.

Perayaan hari kemerdekaan AS kali ini berlangsung saat tren penularan virus corona (Covid-19) masih terus melonjak signifikan.

Alih-alih menjaga jarak, Donald Trump berencana mengundang sekitar 7.500 orang ke pesta kembang api yang akan digelar pada Jumat (3/7/2020) malam. Terlebih, pesta kembang api itu digelar tanpa protokol kesehatan seperti aturan menjaga jarak yang jelas.

Baca Juga: Produk Antivirus Corona Produk Kementan Mampu Menutup Luka Iris Pisau

"Kita akan menjalani malam yang luar biasa. Ini akan menjadi pertunjukan kembang api yang tak pernah dilihat banyak orang sebelumnya. Ini akan menjadi perayaan yang sangat menarik," kata Trump di Washington pada Kamis (2/7/2020).

South Dakota memang menjadi salah satu wilayah favorit Trump lantaran ia berhasil meraup 60 persen suara di negara bagian tersebut dalam pemilihan presiden 2016 lalu.

Monumen Nasional Gunung Rushmore merupakan sebuah gunung batu yang diukir menjadi patung berbentuk wajah empat presiden AS yakni George Washington, Thomas Jefferson, Theodore Roosevelt, dan Abraham Lincoln.

Baca Juga: Pembunuh Virus Corona Sudah Ditemukan, Klaim Mentan RI Syahrul Yasin Limpo

Trump telah lama menyatakan ketertarikannya pada monumen yang dipahat dari 1927-1941 itu. Pada 2017 lalu, Trump bahkan sempat bergurau bahwa suatu hari nanti wajahnya juga akan terukir di gunung tersebut bersama keempat pendahulunya.

Sementara itu, Gubernur South Dakota Kristi Noem menegaskan kepada seluruh warganya untuk tetap waspada di tengah perayaan 4th of July.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X