Polda Jabar Atensi Tangani Kasus Hukum Ujaran Kebencian Denny Siregar

- 6 Juli 2020, 16:02 WIB
Ratusan massa santri, ulama dan pimpinan Ponpes di Tasikmalaya datangi Mako Polres Tasikmalaya Kota, belum lama ini. (Septian Danardi/GM). /



GALAMEDIA - Kasus ujaran kebencian yang diposting di media sosial oleh Denny Siregar terkait status di Facebook pada 27 Juni 2020.

Dalam status itu, ia menulis status berjudul "ADEK2KU CALON TERORIS YG ABANG SAYANG" dengan mengunggah santri yang memakai atribut tauhid.

Forum Mujahid Tasikmalaya terus memantau perkembangan kasus ujaran kebencian yang dilakukan Denny Siregar kepada santri dan pesantren di Kota Tasikmalaya tersebut.

Baca Juga: Bakal Calon Wakil Bupati Bandung Ditetapkan Jadi Tersangka

Kasus itu saat ini sedang ditangani Polres Tasikmalaya Kota. Meski kasus tersebut tengah ditangani Polres Tasikmalaya Kota. Namun Koordinator Forum Mujahid Tasikmalaya, Nanang Nurjamil mengatakan, kasus tersebut meruoakan atensi pihak Polda Jabar.

"Kasus masih terus diselidiki polisi. Kita juga sudah kedatangan tim dari Polda. Katanya ini atensi khusus dari Polda Jabar. Kasus ini akan jadi skala prioritas," katanya, Senin (6/7/2020).

Dirinya, kata Nanang, akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi dari pihak pelapor.

Baca Juga: Biduan Tempat Hiburan Edarkan Sabu-sabu

Menurutnya, harusnya aparat kepolisian bisa mensikapi dengan bijak dan harus paham. Pasalnya semua warga tidak mau jika Tasikmalaya kembali membara dan sejarah kelam terjadi lagi. Karena itu, Denny Siregar harus dibawa ke Tasikmalaya.

"Kasus tersebut harus dilanjut hingga terlapor dibawa ke Tasikmalaya. Sebab, jika kasus ujaran kebencian itu tak dilanjut, umat Islam di Tasikmalaya akan semakin marah. Apalagi, Tasikmalaya memiliki sejarah kelam karena kasus serupa," katanya.

Halaman:

Editor: Dadang Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X