8.000 Orang yang Terlibat Penyelenggara Pilkada Bandung Bakal Dirapid Test

- 7 Juli 2020, 14:17 WIB
Agus Baroya Ketua KPU Kabupaten Bandung /Engkos Kosasih/

GALAMEDIA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Agus Baroya menerangkan sebanyak 8.000 orang yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bandung akan dirapid test yang diagendakan pada 9 Desember 2020.

"Kurang lebih totalnya 8.000 orang itu, sebanyak 6.876 orang PPDP (petugas pemuktakhiran data pemilih), ditambah petugas PPS (panitia pemilhan desa) dan kesekretariatan yang tersebar di 270 desa dan 10 kelurahan di Kabupaten Bandung masing-masing 6 orang/desa/kelurahan. Ditambah petugas PPK (panitia pemilihan kecamatan) yang tersebar di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. Di masing-masing kecamatan itu, 5 orang petugas PPK dan 3 orang kesekretariatan) jadi jumlahnya 8 orang/kecamatan," kata Agus Baroya saat dihubungi galamedia melalui sambungan telepon, Selasa 7 Juli 2020.

Baca Juga: Langgar Protokol Istana, Kritik Kekuasaan Monarki Inggris Pangeran Harry Disebut Kecewakan Ratu

Agus mengatakan, tujuan dilaksanakan rapid test Covid-19 ini untuk mencegah terjadi penularan dan menyelamatkan penyelenggara Pilkada Bandung maupun masyarakat dari ancaman virus corona tersebut.

"Mau situasi apapun kalau sudah diamanatkan PKPU. Bahwa seluruh tahapan Pilkada harus berbasis protokol kesehatan. Selama PKPU masih itu dan Perpunya masih itu, kita di lapangan melakukan upaya protokol kesehatan," ujarnya.

Sebelum dilaksanakan rapid test, imbuh Agus, pada Selasa ini turut dilaksanakan rakor teknis antara KPU Kabupaten Babdung dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung.

"Hal itu untuk menindaklanjuti MoU (Memorandum of Understanding)  antara Ketua KPU dengan Dinkes," kata Agus.

Baca Juga: Terbukti Menerima Duit Suap, Eks Bupati Indramayu Divonis 4,5 Tahun Penjara

Ia mengatakan dalam pelaksanaan rakor teknis itu untuk membicarakan terkait dengan tempat maupun jadwal dalam pelaksanaan rapid test Covid-19.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X