Wagub : Santri Di Pondok Pesantren Sudah Dikenalkan Dengan Bisnis

- 10 Juli 2020, 20:10 WIB
Wagub jabar Uu Ruzhanul Ullum saat memberikan keterangan terkait pelatihan SDM bagi KUMKM di Tasikmalaya. (Septian Danardi). /


GALAMEDIA - Meskipun UMKM terdampak covid 19 yang paling terpukul. Namun masih ada yang bisa bertahan dan tumbuh, itu karena mereka terhubung ke ekosistem digital dan udah jualan di market place online. UMKM yang bertahan di era pandemi adalah yang melakukan adaptasi bisnisnya.

Demikian dikatakan Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum saat pelatihan kapasitas SDM bagi KUMKM di Tasikmalaya, Jumat 10 Juli 2020.

Pihaknya menyatakan apresiasi atas upaya pemerintah khususnya Kemenkop UKM yang konsisten melakukan pendampingan pelaku usaha UMKM.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Berdampak pada Partisipasi Masyarakat Saat Pilkada Serentak


Bahkan saat ini kalangan santri di pondok pesantren juga sudah mulai digandeng dan dikenalkan dengan bisnis. Pasalnya selama ini kalangan santri selalu dipinggirkan dan tidak pernah tersentuh program-program yang terkait dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dia berharap dengan pelibatan kalangan santri dan pondok pesantren di berbagai wilayah khususnya di Tasikmalaya dapat mendorong perkembangan ekonomi syariah.

Diakuinya bahwa tingkat inklusi ekonomi Indonesia syariah saat ini masih cukup rendah. Dijelaskannya dalam membangun ekonomi umat memang sudah seharusnya semua pihak dilibatkan termasuk kalangan santri.

Baca Juga: Lantik 572 Kepala Sekolah, Ini Harapan Ridwan Kamil

"Sekarang dunia pesantren dikit - dikit sudah mulai ditoel dalam bidang muamalah, hari ini santri juga diajak dan diajarkan untuk bicara tentang ekonomi. Di sini ada pelatihan koperasi syariah jadi ini sangat strategis untuk tingkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Walikota Tasikmalaya H Budi Budiman. Pihaknya menyambut baik komitmen Kemenkop UKM dalam membina dan mendampingi pelaku UMKM di wilayahnya.

Halaman:

Editor: Dadang Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X