Tolak RUU HIP, Barisan Muda Persatuan Islam Audensi Dengan F-PDIP DPRD Kota Bandung

- 10 Juli 2020, 22:54 WIB
Barisan Pemuda Persatuan Islam menitipkan aspirasinya kepada F-PDI DPR Kota Bandung, Jumat (10/7/2020). /


GALAMEDIA - Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) mengundang reaksi berbagai pihak, termasuk sejumlah pemuda-pemudi yang tergabung dalam Barisan Muda Persatuan Islam. Mereka menyampaikan aspirasi untuk menolak RUU HIP kepada Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kota Bandung.

Barisan Muda Persatuan Islam ini terdiri dari empat Lembaga otonom ormas Persatuan Islam (PERSIS) yaitu Pemuda Persis , Pemudi Persis, HIMA  Persis dan HIMI Persis. Mereka  melanjutkan rangkaian AKSI PEDULI KONSTITUSI dengan audiensi menemui Anggota DPRD Kota Bandung dari Fraksi PDIP.

"Ini merupakan bagian dari aksi peduli konstitusi, pertemuan dengan Fraksi PDI-P Kota Bandung karena merupakan fraksi pengusul RUU HIP," ungkap Ketua Pemuda Persis, Edwin Khadafi usai penyerahan aspirasi di Gedung DPRD Kota Bandung, Jln. Sukabumi, Kota Bandung, Jumat (10/7/2020).

Menurutnya melalui diskusi yang dilakukan dengan Fraksi PDI-Perjuangan Kota Bandung, pihaknya ingin mencari kejelasan terkait RUU HIP. Lebih jauh, pihaknya menolak akan rancangan undang-undang.

"Aspirasi kami menolak dan meminta agar Fraksi PDI-Perjuangan, menjadi barisan yang turut bersama mencabut RUU HIP," ujarnya.

Dikatakannya melalui audiensi dan diskusi, maka menjadi ruang untuk kesepahaman dan titik temu terkait RUU HIP. Terlebih, pihaknya meyakini bahwa Fraksi PDI-Perjuangan memiliki tujuan yang sama untuk yang terbaik bagi bangsa dan negara.

"Kami menolak RUU HIP, karena menilai adanya kerancuan terkait hirarki perundang -undangan yang ada," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Fraksi PDI-Perjuangan, Achmad Nugraha mengatakan bahwa aspirasi tersebut, akan disampaikan ke pusat. Pihaknya juga mengapresiasi akan perhatian barisan pemuda persis akan RUU HIP.

Achmad menjelaskan bahwa bentuk kritik dan koreksi merupakan bagian dari pembangunan. Sehingga ikut bersama-sama menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa.

"Ini gambaran bahwa pemuda Persis juga ingin menjaga Pancasila bersama-sama, dan menguatkan pemahaman akan ideologi bangsa tersebut," tambahnya.***

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X