Meski Dikecam Gereja Ortodoks, Rusia Bela Erdogan Soal Hagia Sophia Difungsikan Jadi Masjid

- 13 Juli 2020, 21:39 WIB
Hagia Sophia. /Pixabay/Mojca J/


GALAMEDIA - Secara mengejutkan, Pemerintah Rusia mendukung penyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Menurutnya, keputusan untuk memfungsikan Hagia Sophia di Istanbul sebagai masjid merupakan urusan dalam negeri Turki.

"Kami melanjutkan dari fakta bahwa ini adalah urusan dalam negeri Turki yang mana kami ataupun pihak lain tidak boleh ikut campur," kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Vershinin, di Moskow, seperti dilansir AFP, Senin (13/7/2020).

Vershinin hanya menekankan bagaimanapun juga Hagia Sophia adalah bangunan yang penting bagi peradaban dunia.

Pernyataannya itu padahal bertolak belakang dengan Gereja Kristen Ortodoks Rusia. Pihak gereja menyatakan sangat kecewa dengan keputusan Turki.

Baca Juga: Banjir Besar China Sengaja Dibuat Sebagai Konspirasi Tutupi Bukti Virus Corona

"Keprihatinan jutaan umat Kristen tidak didengar," kata juru bicara Gereja Ortodoks Rusia, Vladimir Legoida.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Luksemburg, Jean Asselborn, mengkritik keputusan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, yang memfungsikan Hagia Sophia menjadi masjid.

"Yang saya lihat apa yang terjadi saat ini terhadap Hagia Sophia adalah sebuah masalah," kata Asselborn di Brussels, Belgia, seperti dilansir Associated Press.

Pada 10 Juli lalu, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, memfungsikan kembali Hagia Sophia yang berada di Istanbul sebagai masjid. Keputusan ini menuai kekecewaan dari beberapa negara termasuk Amerika Serikat, Rusia, dan Yunani.

Baca Juga: Tinggalkan Suami dan Membelot ke AS, Ahli Virologi asal China Ini Beberkan Virus Corona kepada Dunia

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X