Ekonomi Terdampak Corona, Mayoritas Masyarakat Dukung Pengesahan RUU Cipta Kerja

- 14 Juli 2020, 17:58 WIB
Direktur Riset SMRC Deni Irvani saat memaparkan hasil survei opini publik nasional dengan tema sikap publik terhadap RUU Cipta Kerja, Selasa (14/7/2020). /

GALAMEDIA - Sebagian besar masyarakat di Indonesia mendukung Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja untuk segera disahkan pemerintah. Hal itu didasari kondisi perekonomiaan saat ini memburuk sebagai dampak pandemi Covid-19 (virus corona)

Hal tersebut merupakan hasil survei nasional Saiful Mujani Research Center (SMRC). Disebutkan, 52% masyarakat mendukung RUU Cipta Kerja untuk segera disahkan. Sebesar 26% masyarakat mengakui tahu atau pernah mendengar RUU Cipta Kerja.

“Ada 52% yang mendukung pengesahan RUU Cipta Kerja, dan yang tidak sekitar 37%,” ujar Direktur Riset SMRC Deni Irvani saat memaparkan hasil survei opini publik nasional dengan tema sikap publik terhadap RUU Cipta Kerja, Selasa (14/7/2020).

Baca Juga: Ajak Masyarakat Perangi Corona, bank bjb Serahkan Bantuan Kepada Gugus Tugas Covid-19

Deni menjelaskan dukungan publik terhadap RUU Cipta Kerja ini didasari oleh kondisi ekonomi Indonesia yang semakin memburuk selama masa pandemi. Kondisi ekonomi yang memburuk ini mempengaruhi dan dirasakan langsung dalam kondisi ekonomi rumah tangga.

“71% mayoritas warga merasa kondisi ekonomi rumah tangganya sekarang lebih buruk atau jauh lebih buruk dibanding sebelum ada wabah covid-19,” jelas Deni.

“81% mayoritas warga menilai kondisi ekonomi nasional sekarang lebih buruk,” sambung Deni.

Baca Juga: Ketua Yayasan Al Ma'soem Bandung Ingatkan Menuntut Ilmu Jangan Terganggu Wabah Virus Corona

Deni mengatakan kondisi ekonomi yang memburuk ini diperparah dengan adanya peningkatan jumlah PHK dan pengangguran. Hampir semua masyarakat menilai adanya peningkatan jumlah PHK dan pengangguran dibanding tahun lalu.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X