Sekda: 2.000 Kasus Stunting Turun di Kabupaten Bandung

- 14 Juli 2020, 20:00 WIB
/Humas Pemkab Bandung/


GALAMEDIA - Berdasarkan Bulan Penimbamgan Balita (PBP) Tahun 2018 dan 2019, angka kasus stunting di Kabupaten Bandung turun hingga 2.000 kasus. Meskipun mengalami penurunan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terus berupaya menekan prevalensi stunting, salah – satunya dengan membuat komitmen dan kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dengan lembaga non pemerintah dan masyarakat tentang Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Kabupaten Bandung.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Teddy Kusdiana berpendapat, penanganan stunting di Kabupaten Bandung harus dilakukan secara multi sektor. Misalnya dengan memperbaiki manajemen alokasi anggaran yang disesuaikan dengan sebaran prevalensi di suatu daerah.

“Koordinasi antar perangkat daerah dengan kecamatan, desa dan kelurahan juga perlu ditingkatkan. Dengan begitu, akan diketahui apakah program 1.000 HPK (Hari Pertama Kelahiran) sudah menyentuh level rumah tangga atau belum,” jelasnya di sela – sela acara Rembuk Stunting Online Tingkat Kabupaten Bandung di Bale Riung, Soreang, Selasa 14 Juli 2020.

Baca Juga: Closd-Loop, Kolaborasi Pupuk Kujang dan Kadin Jaga Kestabilan Ketahanan Pangan

Dalam kesempatan itu Teddy mengungkapkan, terdapat 14 kecamatan yang masuk dalam prevalensi stunting zona merah.

“Daerah dengan prevalensi tertinggi adalah Desa Linggar Kecamatan Rancaekek mencapai 31,85 persen, sedangkan terendah adalah Desa Cipinang Kecamatan Cimaung,” ungkap Teddy

Dirinya juga mengimbau, pemerintah desa agar memanfaatkan dana desa (DD) untuk penanganan dan pencegahan stunting.

“DD dapat digunakan untuk merenovasi posyandu, membangun sanitasi dan air bersih, MCK, membina kader kesehatan masyarakat, hingga menyediakan makanan sehat untuk balita,” urai sekda.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Grace Mediana Purnami menuturkan, meskipun di tengah pandemi covid-19, pihaknya tetap melakukan penanganan serta pencegahan stunting.

Baca Juga: China Kian Ambisi Klaim Laut China Timur, Jepang Sebut Beijing Ancaman Serius Dibanding Korea Utara

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X