Takut Corona Puluhan Ribu Tentara Israel Dikarantina, Aksi Ganas Ke Warga Palestina Tak Terhenti

- 14 Juli 2020, 20:53 WIB
Tentara Israel. (Times of Israel) /


GALAMEDIA - Pimpinan militer Israel mengungkapkan lebih dari 12.000 tentaranya dikarantina karena khawatir terinfeksi virus corona (Covid-19).

Berdasarkan pernyataan resmi itu disebutkan saat ini ada sebanyak 568 tentara telah terjangkit virus corona sejak Februari 2020.

Tingkat infeksi pada tentara Israel meningkat drastis sejak awal Juni saat Israel terkena gelombang kedua pandemi virus corona.

Baca Juga: Tak Sangka Secepat Ini, Prilly Latuconsina Gandeng Reza Rahadian Pamer Cincin Bareng, Tunangan Yah

Meski begitu, pasukan Israel tetap mengganas kepada warga Palestina. Mereka membunuh enam dan menahan 22 warga Palestina di Jalur Gaza selama enam bulan pertama tahun ini.

Lembaga Hak Asasi Manusia Palestina Al-Mizan menerbitkan laporannya pada paruh pertama tahun ini. Laporan tersebut menyatakan bahwa enam warga Palestina tewas dan 38 orang terluka oleh pasukan Israel di Gaza, sementara 22 warga lainnya ditahan dalam 6 bulan pertama tahun ini.

Menurut laporan itu, Israel melakukan aksi pembunuhan pada kondisi di mana tak ada ancaman apa pun terhadap tentaranya. Sebagian besar serangan Israel itu ditujukan pada nelayan di pantai Gaza dan demonstran di dekat pagar kawat di perbatasan.

Baca Juga: China Kian Ambisi Klaim Laut China Timur, Jepang Sebut Beijing Ancaman Serius Dibanding Korea Utara

Laporan itu mengungkapkan Israel melakukan pelanggaran hak asasi manusia secara sistematis, mereka juga mendesak komunitas internasional untuk mendesak pencabutan blokade terhadap Gaza selama bertahun-tahun.

Menurut data dari persatuan nelayan di Gaza, sekitar 50.000 warga di wilayah ini menyandarkan kebutuhan ikan pada 4.000 nelayan yang melaut. Sejak 2006, Israel memblokade Jalur Gaza, rumah bagi sekitar dua juta rakyat Palestina dari darat, udara dan laut.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X