Komnas HAM Sebut 900 Buruh Migran Asal Indonesia Kerap Dicambuk di Malaysia

- 15 Juli 2020, 00:10 WIB
Sejumlah TKI dideportasi dari Malaysia. /

GALAMEDIA - Saat berada di pusat detensi Sabah (pusat tahanan sementara Imigrasi) Malaysia, ratusan buruh migran asal Indonesia menjadi korban pelanggaran hak asasi manusia. Sebelum dideportasi karena persoalan dokumen, sedikitnya 900 tenaga kerja Indonesia (TKI) kerap dicambuk.

Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM RI, M Choirul Anam mengungkapkan hal tersebut seperti yang diadukan oleh Koalisi Buruh Migran Berdaulat, Selasa (14/7/2020).

Dalam audiensi, Koalisi Buruh Migran Bedaulat melaporkan kepada Komnas HAM bahwa 900 BMI yang dideportasi melalui Nunukan Kalimantan Utara dan Makassar Sulawesi Selatan, dalam kondisi memprihatinkan.

Baca Juga: Belum Ada Nama Valentino Rossi, Ini Susunan Pebalap MotoGP 2021 Usai Marquez Terdepak dari Repsol

"Pertama, telah terjadi deportasi tiga gelombang dari Sabah dengan kondisi yang sangat memprihatinkan, kurang lebih 900 orang deportan," kata Anam melalui keterangan tertulis, Selasa malam.

Anam mengatakan, ratusan buruh migran tersebut diperlakukan tidak manusiawi selama berada di pusat detensi Sabah.

"Selama tahanan sementara di Sabah mereka diperlakukan tidak manusiawi, termasuk mendapatkan cambukan," kata Anam.

Baca Juga: Vaksin Corona Siap Diluncurkan pada Pertengahan Agustus 2020

Selanjutnya, selama proses pemulangan di Indonesia, khususnya di tempat penampungan Makassar, kondisi penghidupan BMI itu juga masih memprihatinkan.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X